Menuju konten utama

Menhub Minta Pelindo Bikin Anak Usaha Baru, Fokus Angkutan Orang

Lantaran pelayanannya kurang optimal, Menhub Dudy minta Pelindo membuat anak usaha baru yang fokus pada angkutan penumpang.

Menhub Minta Pelindo Bikin Anak Usaha Baru, Fokus Angkutan Orang
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (23/01/2025). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meminta agar PT Pelabuhan Indonesia alias Pelindo (Persero) untuk membentuk anak usaha baru yang fokus menangani angkutan penumpang. Hal ini disampaikan sekaligus sebagai teguran karena selama ini Pelindo lebih fokus kepada bisnis angkutan barang dan peti kemas. Sementara itu, layanan untuk penumpang hanya sebatas sampai terminal.

"Itu kan dominasi angkutan barang. Angkutan penumpang itu hanya terminal. Saya sudah minta supaya terminal ini dibenahi," ujar Dudy, dalam media briefing, dikutip pada Sabtu (3/1/2026).

Pemisahan fokus bisnis itu diharapkan dapat berjalan seperti dilakukan sebelumnya oleh PT Angkasa Pura, yang kini memiliki perusahaan khusus pelayanan jasa kebandarudaraan dan pelayanan jasa terkait bandar udara. Dus, ke depan pelayanan terhadap penumpang angkutan laut bisa berjalan lebih optimal.

"Nanti saya juga akan sampaikan [kepada Pelindo], kalau perlu di-split. Kalau Angkasa Pura kan punya, ada perusahaannya mereka yang khusus menangani mengenai services. Kalau Pelindo secara holding kerepotan, buat perusahaan yang khusus menangani services buat penumpang," lanjut Dudy.

Dengan pemisahan fokus bisnis, ia juga berharap aspek kenyamanan dan keselamatan penumpang angkutan laut dapat ditingkatkan signifikan.

"Pelindo memang sudah saya ingatkan. Tidak usah jauh-jauh di Indonesia Timur, di Priok saja, itu kan dominasi angkutan barang. Saya sudah minta untuk angkutan penumpang ini dibenahi," tambahnya.

Selain layanan, Dudy mengingatkan Pelindo agar membangun pelabuhan-pelabuhan di daerah yang secara ekonomi sudah maju. Sebaliknya, pelabuhan juga seharusnya bisa dibangun di wilayah dengan kondisi ekonomi kurang bagus.

"Pelindo jangan cuma ambil wilayah-wilayah yang [ekonominya] gemuk saja. Jadi mereka juga harus bisa mengurusi wilayah-wilayah yang mungkin secara ekonomis tidak terlalu bagus," tukas Dudy.

Baca juga artikel terkait PELINDO atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Fadli Nasrudin