Menuju konten utama

Mendag Ungkap Ekspor UMKM Nyaris Rp1 Triliun per April 2025

Lewat pogram business matching, Kemendag dorong ekspor UMKM hampir Rp1 triliun.

Mendag Ungkap Ekspor UMKM Nyaris Rp1 Triliun per April 2025
Menteri Perdagangan Budi Santoso memberikan paparan saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/3/2025). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

tirto.id - Menteri Perdagangan Budi Santoso melaporkan bahwa transaksi ekspor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tembus 57,61 juta dolar Amerika Serikat (AS), atau setara Rp946 miliar (kurs Rp 16.421 per dolar AS). Angka tersebut dicapai melalui program penjajakan bisnis Kementerian Perdagangan (Kemendag).

“Kita sudah ada transaksi sebesar 57,61 juta dolar AS, Januari-April itu kalau dirupiahkan misalnya Rp16.500 sudah Rp 950 (miliar),” kata Budi di Kantor Kemendag, Jakarta, Senin (19/5/2025).

Budi mengatakan program business matching milik Kemendag untuk menghubungkan Atase Perdagangan dengan UMKM. Dia pun menyebut pihaknya mengantongi Atase Perdagangan atau perwakilan perdagangan di 33 negara.

“Setelah Bapak-Ibu tadi mempromosikan produknya, memperkenalkan produknya kemudian atase perdagangan dan ITPC (Indonesian Trade Promotion Center) itu mencarikan buyer. Kalau sudah ada buyer, baru business matching. Nanti juga akan didampingi oleh pemerintah,” ucapnya.

Saat ini, dia menyebut produk UMKM mendominasi masuk ke pasar Asia Tenggara melalui program tersebut. Adapun pasar Asia Tenggara yakni meliputi Hong Kong, Malaysia, dan Taiwan.

“Karena produk UMKM tadi kan banyakan makanan minuman. Jadi kebanyakan itu negara negara yang kita mempunyai banyak WNI. Seperti Malaysia, Taiwan, Hong Kong, Arab Saudi juga banyak. Tetapi hampir semua negara Asia itu pasarnya memungkinkan untuk masuk produk UMKM kita,” ujarnya.

Baca juga artikel terkait EKSPOR atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Insider
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Hendra Friana