Menuju konten utama

Mekanisme OSN-K Geografi SMA/SMK 2025 & Kisi-Kisi Materinya

Seleksi OSN-K bidang Geografi jenjang SMA 2025 digelar 24–25 Juni 2025. Mekanisme OSN-K Geografi SMA/SMK 2025 dan kisi-kisi materinya.

Mekanisme OSN-K Geografi SMA/SMK 2025 & Kisi-Kisi Materinya
OSN Geografi foto/osn-onmipa-bpti.kemdikbud.go.id

tirto.id - Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) telah mengadakan sosialisasi tentang mekanisme dan ketentuan penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) bidang Geografi jenjang SMA Sederajat 2025. Berikut mekanisme OSN-K Geografi SMA/SMK 2025 dan kisi-kisi materinya.

Melalui sosialisasi tersebut, BPTI memaparkan secara rinci tahapan seleksi, kriteria peserta, format ujian, serta aspek teknis lainnya yang perlu diperhatikan oleh sekolah dan peserta. Pada tahun ini, Geografi kembali menjadi salah satu cabang lomba untuk peserta didik tingkat menengah atas.

Pelaksanaan OSN 2025 dirancang berjenjang, dimulai dari seleksi tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. BPTI juga mendorong keterlibatan aktif guru pembimbing dalam mendampingi peserta agar siap bersaing di setiap tahap.

Tahapan Olimpiade Cabang Geografi Tahun 2025-2026

OSN-K bidang Geografi jenjang SMA Sederajat 2025 dapat diikuti oleh peserta didik SMA/MA/SMK/MAK/sederajat kelas X dan XI. Sekolah dapat mengirimkan peserta didik hasil OSN-S untuk mengikuti OSN-K bidang Geografi dengan jumlah maksimal 5 peserta.

Seleksi OSN-K bidang Geografi dirancang secara bertingkat untuk menyaring peserta terbaik dengan kemampuan akademik dan analisis.

Berikut tahapan lengkap pelaksanaan OSN Geografi tahun 2025-2026:

  • Seleksi Tingkat Satuan Pendidikan (OSN-S): Maret 2025
  • Pendaftaran Portal Registrasi: 19 Maret–25 April 2025
  • Pengisian Web Komunikasi OSN: 28 April–28 Mei 2025
  • Uji Coba Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K): 3–4 Juni 2025
  • Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K): 24–25 Juni 2025
  • Uji Coba Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P): 13–14 Agustus 2025
  • Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P): 19–21 Agustus 2025
  • Uji Coba Seleksi Tingkat Nasional (OSN): 9–10 September 2025
  • Seleksi Tingkat Nasional (OSN): 6–12 Oktober 2025

Kisi-Kisi Materi Soal OSN-K Bidang Geografi SMA/SMK Tahun 2025

Peserta yang akan mengikuti OSN-K Bidang Geografi jenjang SMA Sederajat 2025 dapat mempersiapkan diri dari sekarang. Salah satu persiapan yang dapat dilakukan oleh peserta ialah dengan mendalami kisi-kisi materi yang akan dilombakan.

Sebagai informasi, terdapat 13 materi yang akan dilombakan dalam OSN-K bidang Geografi jenjang SMA Sederajat 2025. Berikut kisi-kisi materi OSN-K bidang Geografi jenjang SMA Sederajat 2025 yang dapat menjadi acuan bagi siswa dan guru pendamping olimpiade:

  1. Iklim dan Perunahan Iklim
  2. Kebencanaan dan Manajemen Bencana
  3. Sumber Daya dan Manajemen Sumber Daya
  4. Geografi Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan
  5. Geologi, Geomorfologi, dan Penggunaan Lahan
  6. Geografi Pertanian dan Permasalahan Pangan
  7. Kependudukan dan Dinamika Penduduk
  8. Geografi Ekonomi dan Globalisasi
  9. Geografi Pembangunan dan Ketimpangan Spasial
  10. Geografi Kota, Peremajaan Kota dan Perencanaan Kota
  11. Pariwisata dan Manajemen Pariwisata
  12. Geografi Budaya dan Identitas Regional
  13. Perpetaan dan Interpretasi Informasi Geospasial

Ketentuan Soal dan Penilaian OSN-K Bidang Geografi SMA/SMK 2025

Ketentuan soal dan sistem penilaian dalam OSN-K Bidang Geografi jenjang SMA/SMK tahun 2025 memiliki beberapa aturan penting yang harus diperhatikan peserta.

Seluruh ketentuan ini dirancang untuk memastikan pelaksanaan tes berjalan adil dan sistematis, dengan mekanisme waktu dan penilaian yang jelas.

Berikut ketentuan soal dan sistem penilaian dalam OSN-K Bidang Geografi jenjang SMA/SMK tahun 2025:

  • Peserta akan mengerjakan 100 soal pilihan ganda.
  • Sistem penilaian menggunakan bobot: jawaban benar bernilai +4, jawaban salah mengurangi 1 poin, dan soal yang tidak dijawab tidak mengubah nilai.
  • Waktu yang disediakan untuk menyelesaikan seluruh soal adalah 3 jam (180 menit).
  • Peserta diperbolehkan menggunakan kalkulator ilmiah, namun dilarang menggunakan kalkulator berbasis smartphone atau jenis lainnya selain kalkulator ilmiah.
  • Peserta hanya dapat mengakhiri ujian setelah tombol “selesai” muncul pada soal terakhir atau setelah waktu habis.
  • Nilai akhir dari tes tidak akan diumumkan kepada peserta.

Baca juga artikel terkait OSN 2025 atau tulisan lainnya dari Astam Mulyana

tirto.id - Edusains
Penulis: Astam Mulyana
Editor: Sarah Rahma Agustin & Beni Jo