tirto.id - Pendataan calon peserta Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Bandung untuk jenjang TK, SD, dan SMP resmi dibuka mulai hari Senin, 19 Mei 2025. Proses ini merupakan langkah awal dalam rangkaian penerimaan murid baru untuk tahun ajaran 2025/2026.
Pendataan berlangsung hingga 20 Juni 2025 dan dapat diakses melalui situs resmi SPMB Kota Bandung di spmb.bandung.go.id. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menekankan pentingnya integritas dalam proses SPMB 2025.
Ia mengimbau kepada seluruh warga Kota Bandung untuk menghindari praktik suap, pungutan liar, atau gratifikasi dalam proses pendaftaran.
"Saya mengajak kepada seluruh warga Kota Bandung yang akan mengikuti SPMB untuk meningkatkan integritas diri. Jangan sampai ada yang tertipu. Jika ada oknum yang menjanjikan bisa memasukkan ke sekolah tertentu, segera laporkan," ujar Farhan dilansir Portal JABARPROVGOID.
SPMB Kota Bandung 2025 akan menggunakan sistem daring dan dapat diakses melalui situs resmi. Proses pendaftaran dilakukan secara transparan dan akuntabel. Tujuannya memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.
Dinas Pendidikan Kota Bandung juga telah menetapkan jadwal dan tahapan seleksi. Pendataan calon murid baru dimulai pada 19 Mei 2025 dan berakhir 20 Juni 2025. Setelah itu, pendaftaran dibuka pada 23 -27 Juni 2025.
Mekanisme Pendataan SPMB TK Kota Bandung 2025
Proses pendataan merupakan bagian dari rangkaian tahapan yang telah diumumkan oleh Pemerintah Kota Bandung melalui situs resmi spmb.bandung.go.id.
Pendataan berlangsung hingga 20 Juni 2025. Tujuannya memetakan calon murid baru yang akan mengikuti seleksi pada bulan Juni 2025.
Orang tua calon peserta didik dapat mengirim dokumen persyaratan asli ke sekolah tujuan sebelum tanggal 20 Juni 2025. Adapun dokumen yang harus disiapkan antara lain:
- Surat Keterangan lahir
- Kartu Keluarga (KK).
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) orang tua.
Skema dan Mekanisme Pendataan SPMB SD Kota Bandung 2025
Pendaftaran SPMB SD Kota Bandung dimulai pada 23 Juni hingga 27 Juni 2025. Sebelum pendaftaran, calon peserta didik perlu melewati tahap pendataan terlebih dahulu pada 19 Mei hingga 20 Juni 2025.
Orang tua atau sekolah asal wajib mengunggah dokumen persyaratan yang telah dipindai (scan) ke sistem daring di laman spmb.bandung.go.id.
Ada tiga dokumen yang harus dipersiapkan yakni, surat keterangan lahir, KK, dan KTP orang tua. Khusus pendaftaran jalur afirmasi RMP, mensyaratkan pendaftar terdaftar dalam DTSEN atau DTKS dari Dinas Sosial.

Ketentuan Pendataan SPMB SMP Kota Bandung 2025
Pendataan SPMB SMP Kota Bandung dimulai pada 5-9 Mei 2025 untuk jalur afirmasi dan 19-20 Mei 2025 bagi siswa di luar jalur afirmasi.
Pendataan jalur afirmasi dilakukan melalui aplikasi dapodik yang menyatakan bahwa siswa terdata pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kota.
Sedangkan untuk jalur umum, orang tua harus mengunggah scan dokumen asli persyaratan ke laman spmb.bandung.go.id saat pendataan. Dokumen yang harus disiapkan adalah surat keterangan lahir, kartu keluarga, dan KTP orang tua.
Jadwal dan Timeline Seleksi SPMB Kota Bandung 2025
Jadwal dan timeline seleksi SPMB Kota Bandung 2025 bisa menjadi acuan bagi calon peserta didik maupun orang tua atau wali murid.
Jadwal bisa dibedakan menurut jenjang, yakni TK, SD, dan SMP. Tahapan seleksi mencakup pendaftaran, pengumuman, daftar ulang, hingga hari pertama masuk sekolah.
Berikut adalah jadwal dan tahapan seleksi SPMB Kota Bandung 2025 untuk jenjang TK, SD, dan SMP:
SPMB TK 2025
- Pendataan: 19 Mei-20 Juni 2025
- Pendaftaran: Mulai tanggal 23 Juni 2025
- Pengumuman: 7 Juli 2025
- Daftar ulang: 8-9 Juli 2025
- Hari pertama masuk TK: 14 Juli 2025
- Pendataan: 19 Mei-20 Juni 2025
- Pendaftaran: 23-27 Juni 2025
- Pengumuman: 7 Juli 2025
- Daftar ulang: 8-9 Juli 2025
- Hari pertama masuk SD: 14 Juli 2025
- Pendataan: 19 Mei-20 Juni 2025
- Pendaftaran: 23-27 Juni 2025
- Pengumuman: 7 Juli 2025
- Daftar ulang: 8-9 Juli 2025
- Hari pertama masuk SMP: 14 Juli 2025.
Penulis: Lita Candra
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id





































