tirto.id - Tahun Ajaran Baru 2025/2026 semakin mendekat. Sejumlah daerah di Indonesia mulai membuka proses penerimaan peserta didik baru, termasuk Kota Samarinda.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Terpadu untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Seluruh proses seleksi dilakukan secara daring melalui portal resmi pemerintah.
SPMB Samarinda 2025 dijadwalkan berlangsung mulai Mei 2025 dan terbuka bagi semua jenjang pendidikan dasar hingga menengah. Seleksi dilakukan dalam beberapa tahapan sesuai ketentuan yang ditetapkan.
Orang tua diimbau segera mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan dan mencermati syarat serta prosedur pendaftaran. Artikel ini merangkum jadwal, tahapan seleksi, persyaratan, serta tata cara pendaftaran SPMB Samarinda 2025 untuk sekolah terpadu.
Jadwal dan Tahapan SPMB Samarinda 2025 Jenjang SD, SMP, dan SMA
Proses Penerimaan Murid Baru Kota Samarinda Tahun Ajaran 2025/2026 dilaksanakan dalam dua tahap, dimulai dari pertengahan Mei hingga awal Juni 2025.
Baik jenjang SD, SMP, maupun SMA mengikuti alur seleksi serupa—berawal dari pendaftaran, kemudian seleksi bertahap, hingga pengumuman hasil akhir.
Jadwal SPMB Samarinda 2025
Berikut ini ialah rincian jadwal lengkap penyelenggaraan SPMB 2025 di Kota Samarinda, simak selengkapnya:- Pendaftaran Tahap 1: 14 – 19 Mei 2025
- Seleksi Tahap 1: 21 Mei 2025
- Pengumuman Tahap 1: 23 Mei 2025
- Pemberkasan & Pengarahan (Nomor Urut 001–100): 26 Mei 2025
- Pemberkasan & Pengarahan (Nomor Urut 101–200): 27 Mei 2025
- Seleksi Tahap 2: 2 – 5 Juni 2025
- Pengumuman Kelulusan: 9 Juni 2025
Tahapan Seleksi SPMB Samarinda 2025
Berikut ialah tahapan SPMB 2025 berdasarkan jenjang di Kota Samarinda Tahun 2025, simak rincian selengkapnya:Jenjang SD
- Tahap 1: Seleksi berdasarkan usia, dengan kuota maksimal 200 anak.
- Tahap 2: Penyaringan lanjutan dari 200 anak menjadi 75 anak terpilih.
Jenjang SMP
- Tahap 1: Seleksi berdasarkan nilai rapor semester 7–11.
- Tahap 2: Seleksi lanjutan untuk menjaring 75 siswa dari 200 pendaftar.
Jenjang SMA
- Tahap 1: Seleksi berdasarkan nilai rapor semester 1–5.
- Tahap 2: Seleksi lanjutan untuk menentukan 75 siswa dari 200 peserta.
Syarat SPMB Samarinda 2025 Jenjang SD, SMP dan SMA
Untuk mengikuti proses SPMB 2025 di Samarinda, calon peserta didik wajib memenuhi sejumlah persyaratan administratif serta ketentuan usia yang telah ditetapkan.
Persyaratan ini bervariasi untuk masing-masing jenjang pendidikan. Berikut adalah rincian lengkapnya:
Syarat SPMB Samarinda 2025 Jenjang SD
- Berusia 7 tahun paling lambat pada 1 Juli 2025.
- Usia minimal 6 tahun pada 1 Juli 2025.
- Anak usia 5 tahun 6 bulan pada 1 Juli 2025 diperbolehkan mendaftar apabila:
- Memiliki potensi khusus dan kesiapan psikologis.
- Disertai surat rekomendasi dari profesional.
- Memiliki akta kelahiran atau surat lahir.
- Memiliki Kartu Keluarga (KK) dan berdomisili di Kota Samarinda.
Syarat SPMB Samarinda 2025 Jenjang SMP dan SMA
- Berdomisili di Kota Samarinda, dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK).
- Memiliki akta kelahiran atau surat lahir.
- Usia maksimal 15 tahun untuk SMP per 1 Juli 2025.
- Usia maksimal 21 tahun untuk SMA per 1 Juli 2025.
- Memiliki nilai rata-rata rapor minimal 92 di setiap semester.
Cara Daftar SPMB Samarinda 2025 Jenjang SD, SMP dan SMA
Seluruh proses pendaftaran SPMB Samarinda 2025 dilaksanakan secara daring melalui portal resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda. Orang tua dan calon siswa disarankan menyiapkan seluruh dokumen dalam format digital hasil pemindaian agar proses unggah berjalan lancar dan tanpa kendala.
Berikut ini ialah cara mendaftar SPMB Samarinda 2025, simak selengkapnya:
- Akses laman resmi pendaftaran di https://spmbsamarinda.id.
- Buat akun baru atau login jika telah memiliki akun sebelumnya.
- Lengkapi formulir pendaftaran sesuai data calon peserta didik.
- Unggah dokumen persyaratan hasil scan, meliputi:
- Akta kelahiran.
- Kartu Keluarga (KK).
- Rapor terakhir (untuk jenjang SMP dan SMA).
- Surat rekomendasi dari psikolog/profesional (bagi anak usia di bawah ketentuan untuk jenjang SD).
- Periksa kembali data dan dokumen yang telah diunggah, lalu kirimkan pendaftaran.
- Simpan atau cetak bukti pendaftaran sebagai arsip dan referensi untuk tahap berikutnya.
Penulis: Astam Mulyana
Editor: Indyra Yasmin
Masuk tirto.id







































