Menuju konten utama

Lirik Terbuang Dalam Waktu Barasuara di Film Sore & Maknanya

Temukan lirik lagu Terbuang Dalam Waktu dari Barasuara yang menjadi OST film Sore: Istri dari Masa Depan. Simak juga makna mendalam di balik liriknya.

Lirik Terbuang Dalam Waktu Barasuara di Film Sore & Maknanya
Film Sore Istri dari Masa Depan. FOTO/IMDB

tirto.id - Lagu Barasuara "Terbuang Dalam Waktu" menjadi salah satu soundtrack di film “Sore: Istri dari Masa Depan” yang tayang di bioskop mulai 10 Juli 2025. Lagu Barasuara semakin menguatkan makna mendalam soal waktu dalam film ini.

Film “Sore: Istri dari Masa Depan menceritakan tentang seorang wanita bernama Sore yang diperankan oleh Sheila Dara Aisha. Ia melakukan perjalanan melintasi waktu untuk kembali ke masa lalu. Di sana, ia bertemu dengan Jonathan (diperankan Dion Wiyoko), suaminya.

Hadirnya Sore secara tiba-tiba tentu membuat Jonathan kaget. Apalagi saat itu, ia dan Sore belum saling mengenal apalagi merencanakan pernikahan. Sore datang ke masa lalu dengan membawa sebuah misi.

Ia ingin mengubah gaya hidup Jonathan yang kala itu tidak sehat agar Jonathan dapat hidup lebih lama. Sore mengatakan jika di masa depan Jonathan akan meninggal di usia cukup muda karena penyakit jantung akibat pola hidupnya dulu yang tidak sehat.

Lagu film “Sore: Istri dari Masa Depan” yang dinyanyikan Barasuara ini disambut hangat oleh para penikmat film dan juga musik. Video klipnya di YouTube telah ditonton oleh 800 ribu orang lebih saat ini.

“Terbuang Dalam Waktu” sudah dirilis pada 8 Agustus 2023. Pemilihan lagu ini untuk latar di bagian akhir film “Sore: Istri dari Masa Depan” membuat adegan semakin hidup.

Lirik Terbuang Dalam Waktu Barasuara Ost Film Sore & Maknanya

Berikut lirik dari lagu “Terbuang Dalam Waktu” yang dinyanyikan oleh Barasuara untuk soundtrack film “Sore: Istri dari Masa Depan”.

Teringat seru suaramu menepis keraguan

Namun dewasa mengubah

Cara pandang dan keikhlasan bersaut dan bergulat

Terperai-perai menghilang

Perih yang terasa, sakit yang tak sirna

Harapan akankah ada?

Berputar arah

Angan tenggelam dalam kabut dan amarah

Luka terkuak dan menggebu tanpa arah

Tangis yang terbendung

Terbuang dalam waktu yang meluruh

Perih yang terasa, sakit yang tak sirna

Harapan akankah ada?

Berubah

Melihatmu bersemi dan bermekaran

Tawa candamu berikan kekuatan

Sisa hariku

Pagi berganti waktu memelukmu

Kita 'kan tua dan kehilangan pegangan

Lihat senyummu memberikan kekuatan

Sisa nafasku

Cinta tak kenal waktu menjagamu

Sedangkan makna dari keseluruhan lagu tersebut adalah sebentuk perjalanan hidup yang dilalui setiap manusia.

Bagian pertama dari lagu tersebut menggambarkan kenangan tentang seseorang yang berarti dari masa lalu yang membuat kita yakin untuk menatap masa depan.

Namun seiring berjalannya waktu, cara pandang kita akan kehidupan pun berubah. Tidak lagi ada tujuan jelas yang membuat hidup semakin tak terarah.

Banyaknya cobaan dan juga kerasnya kehidupan, termasuk adanya kehilangan, membuat kita mulai ragu untuk terus berjalan. Ketika kaki akan melangkah, seolah ada pertanyaan apakah benar masih ada harapan?

Di saat seolah harapan hidup semakin memudar, kehadiran orang-orang yang berharga di kehidupan kita seperti membawa penerangan. Mereka yang selalu ada untuk menemani langkah kita, dan berjalan bersama kita memberi kekuatan tersendiri.

Nantinya, semua orang akan tua, dan kehadiran orang terkasih yang akan menemani kita hingga Tuhan memanggil.

Baca juga artikel terkait LIRIK LAGU atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra