Menuju konten utama

Link Unduh Pedoman Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026

Link unduh pedoman peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 dan link logo resmi dapat diakses masyarakat. Simak info lengkapnya.

Link Unduh Pedoman Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026
ilustrasi upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/foc.

tirto.id - Link unduh pedoman peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 bisa diakses melalui laman Kementerian Komunikasi dan Digital RI. Isi pedoman dapat menjadi acuan bagi masyarakat luas.

Peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026. Dalam peringatan Harkitnas 2026, pemerintah mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Melalui tema tersebut, Harkitnas 2026 diharapkan dapat membawa nilai-nilai semangat dan kekuatan untuk bangkit menuju masa depan Indonesia Kuat.

Salah satu agenda peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 yaitu upacara bendera yang digelar di seluruh Indonesia oleh instansi, lembaga, dan swasta. Selain itu, pemerintah juga merilis logo resmi Harkitnas 2026 untuk berbagai media publikasi.

Pedoman Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026

Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap tanggal 20 Mei. Peringatan ini ditetapkan oleh Presiden Soekarno pada 20 Mei 1948, di Istana Kepresidenan Yogyakarta. Penetapan tersebut diperkuat dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 1 Tahun 1985 tentang Penyelenggaraan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

Agar penyelenggaraan Hari Kebangkitan Nasional 2026 berlangsung secara khidmat dan sistematis, pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Digital RI menerbitkan Pedoman Peringatan ke-118 Harkitnas 2026.

Pedoman tersebut memuat beberapa poin-poin penting peringatan Harkitnas 2026. Misalnya penjelasan tema yang diusung, akar sejarah dan filosofi, tujuan peringatan, hingga logo yang digunakan. Lalu pokok-pokok kegiatan Harkitnas 2026 yang meliputi upacara bendera, publikasi dan dokumentasi, serta ziarah ke Taman Makam Pahlawan.

Berikut link unduh pedoman peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 dan link logo yang dapat diakses masyarakat:

Pedoman Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026

Link Unduh Logo Hari Kebangkitan Nasional 2026

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional merujuk pada berdirinya organisasi Budi Utomo pada 20 Mei 1908. Budi Utomo menjadi awal tumbuhnya kesadaran berbangsa.

Dalam organisasi tersebut, kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan.

Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat. Secara filosofis, Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremoni mengenang masa lalu, melainkan sebuah proses dinamis dalam menyesuaikan diri dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri.

Kebangkitan berarti keberanian untuk melepaskan diri dari belenggu ketidaktahuan dan ketertinggalan. Pemerintah juga menitikberatkan pada akselerasi inovasi di tengah perubahan global yang cepat pada peringatan Harkitnas tahun ini.

Momentum ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan pembangunan berorientasi pada kemajuan bersama. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat persatuan, nasionalisme, dan penghargaan atas jasa para tokoh perintis bangsa.

Pokok-pokok Kegiatan Harkitnas 2026

Pemerintah menetapkan 3 pokok agenda peringatan Harkitnas 2026 yaitu upacara bendera, publikasi dan dokumentasi, serta ziarah ke makam pahlawan. Kegiatan ini dapat dilakukan oleh instansi pemerintah, lembaga, hingga masyarakat luas.

Berikut rincian pokok agenda peringatan Harkitnas 2026 yang dapat dipelajari masyarakat:

1. Upacara Bendera

Tata Upacara Bendera:

a. Pengibaran Bendera Merah Putih;

b. Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya;

c. Mengheningkan Cipta;

d. Pembacaan Naskah-Naskah:

  • 1. Pancasila;
  • 2. Pembukaan UUD 1945;
e. Pembacaan naskah pidato Menteri Komunikasi dan Digital menyambut ke-118 Tahun Peringatan Hari Kebangkitan Nasional oleh Inspektur Upacara;

f. Menyanyikan Lagu Perjuangan (Bagimu Negeri dan Satu Nusa Satu Bangsa);

g. Pembacaan Doa (naskah doa sesuai dengan pedoman).

2. Bentuk Publikasi dan Dokumentasi

a. Coverage News, Televisi, dan Radio

b. Baliho dan Spanduk masing-masing Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah

c. Media Sosial dan dokumentasi masing-masing Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah

3. Ziarah ke Taman Makam Pahlawan

a. Ziarah ke Taman Makam Pahlawan di daerah masing-masing yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota pada Hari Rabu, 20 Mei 2026, selesai upacara bendera.

b. Secara khusus ziarah ke Taman Makam Pahlawan Jakarta dilaksanakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital pada Hari Rabu, 20 Mei 2026 Pukul 08.00 WIB.

c. Secara khusus Ziarah ke makam dr. Wahidin Soediro Hoesodo Yogyakarta dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Istimewa Yogyakarta bersama pimpinan tinggi Kementerian Komunikasi dan Digital pada Rabu 20 Mei 2026 pukul 09.00 WIB selesai upacara bendera.

d. Secara khusus ziarah ke makam Dr. Soetomo Surabaya dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur bersama pimpinan tinggi Kementerian Komunikasi dan Digital pada Hari Rabu, 20 Mei 2026 pukul 09.00 WIB selesai upacara bendera.

Ingin lihat peringatan hari penting dan cara merayakannya? Akses kumpulan artikel di bawah ini:

Kumpulan Peringatan Hari Penting

Baca juga artikel terkait HARI PENTING atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo