tirto.id - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional dirayakan setiap tanggal 20 Mei. Lantas, apakah Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) pada Rabu, 20 Mei 2026, termasuk tanggal merah dan libur? Simak ulasan lengkapnya.
Sejumlah peringatan hari besar nasional jatuh pada bulan Mei 2026. Hari besar tersebut ditetapkan dalam rangka memperingati sejarah atau momen penting dalam pejalanan kemerdekaan Indonesia. Beberapa hari besar lainnya juga diperingati sebagai perayaan keagamaan.
Salah satu peringatan tersebut yaitu Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026. Tanggal ini dipilih bertepatan dengan berdirinya Budi Utomo, organisasi yang mempelopori pemikiran dan organisasi dalam mewujudkan kemerdekaan. Dalam beberapa peringatan hari penting, pemerintah tidak menetapkannya sebagai tanggal merah atau libur.
Apakah Hari Kebangkitan Nasional Tanggal Merah & Libur?
Daftar tanggal merah dan libur nasional telah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah. Hari libur nasional dan cuti bersama 2026 tersebut diatur dalam dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor: 1497 Tahun 2025, Nomor: 2 Tahun 2025, dan Nomor: 5 Tahun 2025. Merujuk dokumen tersebut, terdapat 17 hari libur nasional dan 8 cuti bersama sepanjang tahun ini.
Dari total jumlah libur 2026, enam di antaranya jatuh pada bulan Mei, yaitu 4 hari libur nasional dan 2 cuti bersama. Namun, Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026 tidak termasuk dalam daftar hari libur dan tanggal merah tersebut. Dengan begitu, Rabu, 20 Mei 2026 merupakan hari efektif.
Kendati demikian, pemerintah biasanya mengimbau kepada instansi pemerintah hingga masyarakat untuk menyelenggarakan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026. Peringatan digelar sebagai upaya mewujudkan persatuan dan kesatuan nasional.
Sebagai informasi, organisasi Budi Utomo dibentuk pada pada 20 Mei 1908. Beberapa tokoh yang terlibat dalam pergerakan Budi Utomo di antaranya Sutomo, Gunawan Mangunkusumo, Suraji, Wahidin Sudirohusodo, Mangunhusodo hingga Tjipto Mangunkusumo.
Dalam sejarahnya, Budi Utomo pada kurun waktu 1908-1918 mulanya menjadi wadah perkumpulan cendekiawan Jawa dan memiliki ikatan kuat dengan kebudayaan Jawa. Budi Utomo juga dipandang sebagai salah satu dampak keberhasilan politik etis di tanah Jawa.
Seiring waktu, Budi Utomo memelopori perjuangan dengan memanfaatkan kekuatan pemikiran dan mendorong munculnya organisasi-organisasi pergerakan lainnya. Perjuangan yang awalnya bersifat kedaerahan berubah menjadi bersifat nasional dengan tujuan mencapai kemerdekaan Indonesia.
Pasca kemeredekaan, Presiden Soekarno menetapkan tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei 1948, di Istana Kepresidenan Yogyakarta. Penetapan tersebut diperkuat dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 1 Tahun 1985 tentang Penyelenggaraan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional.
Penetapan peringatan Hari Kebangkitan Nasional bertujuan menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memperkuat kepribadian bangsa. Lalu mempertebal rasa harga diri dan kebanggaan nasional, serta mempertebal jiwa persatuan dan kesatuan nasional.
Daftar Tanggal Merah dan Libur Mei 2026
Mengacu SKB 3 Menteri terbaru, 4 hari libur nasional dan dua cuti bersama berada di bulan Mei 2026. Hari Jumat, 1 Mei 2026, tercatat sebagai hari libur nasional untuk memperingati Hari Buruh Internasional.
Lalu Kamis, 14 Mei 2026. Ini ditetapkan sebagai hari Kenaikan Yesus Kristus. Libur juga diteruskan pada hari berikutnya yaitu Jumat, 15 Mei 2026, sebagai cuti bersama Kenaikan Yesus Kristus.
Pada pekan terakhir bulan Mei, terdapat pula beberapa hari libur yang berdekatan. Hari libur tersebut meliputi Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Kemudian, Kamis, 28 Mei tercatat sebagai cuti bersama Hari Raya Idul Adha 1447 H. Belum lagi hari Minggu, 31 Mei 2026 diperingati sebagai Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE).
Berikut daftar hari libur tanggal merah bulan Mei 2026 dan tanggal merah secara keseluruhan tahun 2026 mengacu pada dokumen SKB 3 Menteri terbaru:
Tanggal Merah Bulan Mei 2026
- Jumat, 1 Mei 2026: Hari Buruh Internasional
- Kamis, 14 Mei 2026: Kenaikan Yesus Kristus
- Jumat, 15 Mei: Cuti bersama Kenaikan Yesus Kristus
- Rabu, 27 Mei 2026: Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah
- Kamis, 28 Mei: Cuti bersama Hari Raya Idul Adha 1447 H
- Minggu, 31 Mei 2026: Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE)
- Kamis, 1 Januari 2026: Tahun Baru 2026 Masehi
- Jumat, 16 Januari 2026: Isra Mikraj Nabi Muhammad saw
- Selasa, 17 Februari 2026: Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
- Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi
- Sabtu, 21 Maret 2026: Idul Fitri 1447 Hijriah
- Minggu, 22 Maret 2026: Idul Fitri 1447 Hijriah
- Jumat, 3 April 2026: Wafat Yesus Kristus
- Minggu, 5 April 2026: Hari Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah)
- Jumat, 1 Mei 2026: Hari Buruh Internasional
- Kamis, 14 Mei 2026: Kenaikan Yesus Kristus
- Rabu, 27 Mei 2026: Idul Adha 1447 Hijriah
- Minggu, 31 Mei 2026: Hari Raya Waisak 2570 BE
- Senin, 1 Juni 2026: Hari Lahir Pancasila
- Selasa, 16 Juni 2026: 1 Muharram Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
- Senin, 17 Agustus 2026: Proklamasi Kemerdekaan
- Selasa, 25 Agustus 2026: Maulid Nabi Muhammad saw
- Jumat, 25 Desember 2026: Kelahiran Yesus Kristus (Hari Natal)
- Senin, 16 Februari 2026: Cuti Bersama Tahun Baru Imlek
- Rabu, 18 Maret 2026: Cuti Bersama Nyepi
- Jumat, 20 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
- Senin, 23 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
- Selasa, 24 Maret 2026: Cuti Bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
- Jumat, 15 Mei 2026: Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus
- Kamis, 28 Mei 2026: Cuti Bersama Idul Adha 1447 Hijriah
- Kamis, 24 Desember 2026: Cuti Bersama Kelahiran Yesus Kristus (Hari Natal).
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id



































