Menuju konten utama

Link Download Aplikasi Dapodik 2027 dan Tutorial Instalasinya

Cek link download Dapodik 2027 resmi dari Kemendikdasmen, spesifikasi PC/laptop, cara instalasi, dan daftar fitur terbarunya.

Link Download Aplikasi Dapodik 2027 dan Tutorial Instalasinya
Ilustrasi Dapodik. foto/Kemendikdasmen
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Aplikasi Dapodik 2027 untuk Semester Gasal Tahun Ajaran 2026/2027 bisa di-download via situs resmi Dapodik dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Aplikasi ini bertujuan untuk membantu satuan pendidikan dalam mengelola dan memperbarui data pendidikan.

Aplikasi Dapodik 2027 bisa dipakai oleh seluruh jenjang satuan pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, SKB, hingga PKBM. Kemendikdasmen menyediakan installer dan sejumlah patch untuk memperbarui serta memperbaiki aplikasi.

Berikut link download dan tutorial instal aplikasi Dapodik 2027.

Link Download Aplikasi Dapodik 2027

Anda bisa mengunduh installer Dapodik 2027 di laman resmi Dapodik Kemendikdasmen via tautan berikut:

Link Download Aplikasi Dapodik 2027 Kemendikdasmen

Selain installer utama, laman resmi Dapodik juga mencantumkan patch untuk aplikasi Dapodik 2027. Berikut rinciannya:

  • Dapodik 2027 - Installer, dirilis 18 Juli 2026, sebagai installer utama.
  • Dapodik 2027.a - Patch, dirilis 13 Agustus 2026, berisi pembaruan dan perbaikan.
  • Dapodik 2027.b - Patch, dirilis 28 Agustus 2026, berisi perbaikan.
Sebelum instal aplikasi Dapodik 2027, operator sekolah perlu memastikan perangkat PC atau laptop yang dipakai sudah memenuhi spesifikasi minimum.

Dari sisi hardware, aplikasi Dapodik 2027 butuh RAM minimal 4 GB. Dalam hal ini, Kemendikdasmen merekomendasikan RAM 8 GB atau lebih agar aplikasi bisa berjalan lebih optimal. Perangkat laptop atau PC juga butuh prosesor minimal Intel Dual Core atau setara. Untuk performa yang lebih baik, pengguna bisa pakai Intel Core i5 generasi kedelapan atau AMD Ryzen 5 ke atas.

Dari sisi penyimpanan, perangkat PC atau laptop butuh ruang kosong minimal 20 GB. Penggunaan SSD dengan kapasitas minimal 50 GB disarankan untuk mempercepat proses instalasi dan validasi data.

Adapun aplikasi Dapodik 2027 bisa diinstal pada PC atau laptop dengan sistem operasi Windows 10 64-bit atau Windows 11 64-bit.

Cara Instal Aplikasi Dapodik 2027

Setelah memastikan perangkat PC atau laptop memenuhi syarat spesifikasi minimum, Anda bisa mulai download dan instal aplikasi Dapodik 2027. Berikut langkah-langkahnya, merujuk Panduan Aplikasi Dapodik versi 2027 dari Kemendikdasmen.

1. Siapkan perangkat

Pastikan laptop atau komputer terhubung ke internet. Tutup aplikasi lain yang sedang berjalan agar proses instalasi tidak terganggu. Operator juga perlu menyiapkan akun Dapodik berupa username dan password serta kode registrasi satuan pendidikan.

2. Buka installer Dapodik 2027

Jalankan berkas installer Dapodik 2027 yang sudah di-download. Jika Windows menampilkan jendela User Account Control (UAC), pilih Yes untuk memberi izin kepada installer menjalankan proses instal.

3. Ikuti proses instalasi

Ikuti petunjuk yang muncul pada layar. Pada tahap tertentu, pengguna bisa menentukan direktori atau lokasi instal aplikasi. Tunggu sampai proses instal selesai. Setelah pemasangan berhasil, klik Finish. Anda kemudian bisa menjalankan Dapodik 2027 melalui shortcut pada Desktop atau melalui Start Menu Windows.

Fitur Baru Aplikasi Dapodik 2027

Dapodik 2027 membawa sejumlah perubahan pada pengelolaan data satuan pendidikan. Beberapa di antaranya terkait pengelolaan rombongan belajar dan data peserta didik. Berikut detailnya:

  • Rombel Keaksaraan untuk PKBM dan SKB

    Dapodik 2027 menambahkan submenu Rombel Keaksaraan. Fitur ini dipakai PKBM dan SKB untuk mengelola rombongan belajar layanan keaksaraan dasar di satuan pendidikan nonformal.

  • Rombel PJJ untuk SMA

    Aplikasi juga menyediakan Rombel PJJ atau Pembelajaran Jarak Jauh untuk SMA yang sudah ditetapkan secara resmi sebagai penyelenggara PJJ melalui Surat Keputusan (SK) Direktur Jenderal.

  • Rombel Kebekerjaan Luar Negeri untuk SMK

    Fitur Rombel Kebekerjaan Luar Negeri untuk SMK yang menjalankan program kebekerjaan luar negeri, seperti program penempatan peserta didik ke Jepang atau Jerman. Program tersebut memiliki ketentuan alokasi beban belajar Bahasa Asing minimal 60 persen dari total 46 jam pelajaran (JP) per minggu.

  • Rombel Kelas Rangkap untuk SD Negeri

    Fitur Rombel Kelas Rangkap tersedia bagi SD Negeri yang mendapat penetapan dari Dinas Pendidikan. Dalam pengisiannya, pembelajaran hanya dilakukan pada Rombel Induk.

  • Penyesuaian Jenis Alat pada PAUD

    Dapodik 2027 menyesuaikan formulir Sarana dan Prasarana (Sarpras) untuk kategori alat pada PAUD. Penyesuaian tersebut mencakup kategori seperti alat permainan edukatif (APE) dan bahan main, termasuk sensori motorik, bermain peran, serta APE outdoor.

  • Status Hidup Orang Tua Peserta Didik

    Biodata peserta didik kini memiliki tambahan kolom Status Hidup Ayah dan Status Hidup Ibu. Status tersebut bisa diisi dengan pilihan Hidup atau Wafat.

  • Input PIP Dinonaktifkan

    Dapodik 2027 menonaktifkan input Program Indonesia Pintar (PIP) secara langsung melalui aplikasi. Data PIP kini terintegrasi dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan SIPINTAR.

  • Informasi Implementasi Kurikulum di Beranda

    Dapodik 2027 juga mengubah cara aplikasi menampilkan informasi implementasi kurikulum pada laman beranda. Informasi tersebut kini dihitung secara otomatis berdasar data rombel aktual yang sudah diisi, bukan lagi berdasar surat keputusan penetapan.

Baca juga artikel terkait DAPODIK atau tulisan lainnya dari Rofi Ali Majid

tirto.id - Edusains
Kontributor: Rofi Ali Majid
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora