tirto.id - Hari Guru Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Oktober. Sedangkan Hari Guru Nasional dirayakan pada 25 November. Keduanya merupakan momen peringatan yang berbeda. Lantas, apa saja perbedaan antara Hari Guru Nasional dan Hari Guru Sedunia?
Mengutip laman UNESCO, peringatan Hari Guru Internasional alias World Teachers Day pada 5 Oktober 2026 fokus pada peninjauan terhadap tantangan status guru dan langkah-langkah mengatasi. Kemudian mengampanyekan kepada masyarakat dan pembuat kebijakan agar memajukan, melindungi, serta meningkatkan status guru.
Di lain sisi, peringatan Hari Guru Nasional pada 25 November 2026 mengusung tema "Guru Hebat, Indonesia Kuat" lewat program Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Melansir laman Kemendikdasmen BBPMP Jatim, program ini memberikan penghargaan kepada GTK karena sudah menyodorkan dampak nyata bagi siswa-siswi.
Apa Perbedaan Hari Guru Nasional dan Hari Guru Sedunia?
Ada beberapa poin yang membedakan peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Guru Sedunia. Berbagai perbedaan tersebut mencakup tanggal hari peringatan, cakupan pelaksanaan kegiatan, penyelenggara dan penggagas, serta sejarah peringatan.
Untuk mengetahui perbedaan Hari Guru Sedunia dan Hari Guru Nasional, pembaca bisa memantau penjelasan berikut:
1. Berbeda Tanggal
Hari Guru Nasional di Indonesia tahun ini akan jatuh pada Rabu, 25 November 2026 mendatang. Sementara Hari Guru Sedunia akan diperingati secara internasional pada Senin, 5 Oktober 2026.
2. Berbeda Cakupan
Seperti sebutannya, cakupan peringatan Hari Guru Nasional setiap 25 November berlangsung di seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan cakupan Hari Guru Sedunia 2026 meliputi berbagai kegiatan di sejumlah negara dunia alias secara global.3. Penyelenggara atau Penggagas
Penyelenggaraan kegiatan untuk memperingati Hari Guru Nasional berdasarkan gagasan pemerintah Indonesia, yakni Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994.Sementara penggagas Hari Guru Sedunia adalah United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) serta International Labour Organization (ILO). Peringatan Hari Guru Sedunia pertama dilakukan pada 1994 silam.
4. Beda Latar Belakang Sejarah
Sejarah Hari Guru Nasional ditetapkan sesuai tanggal kelahiran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). PGRI lahir sebagai hasil penyelenggaraan Kongres Guru Indonesia yang dihadiri pendidik dari berbagai daerah di Sekolah Guru Puteri Surakarta, pada 24-25 November 1945.
Adapun sejarah Hari Guru Sedunia ditetapkan sesuai Rekomendasi ILO/UNESCO mengenai status guru pada 1966 silam. Mengutip laman resmi ILO, rekomendasi tersebut menyampaikan standar internasional terkait hak, tanggung jawab, dan kondisi kerja guru secara global. Kemudian, langkahnya diimplementasikan lewat peringatan Hari Guru Sedunia mulai 1994.
Berdasarkan keterangan yang ditulis situs web UNICEF USA, Hari Guru Sedunia merupakan ajang untuk mengakui kontribusi guru di seluruh dunia. Pihaknya meyakini bahwa peserta didik bisa memperoleh pendidikan yang berkualitas karena adanya andil dari para tenaga pendidik.
Pastikan juga untuk membaca berbagai artikel dan informasi terbaru mengenai Hari Guru di sini.
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id





































