tirto.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang melarang siswa siswi untuk ikut berunjuk rasa di Jakarta, pada 20 Oktober, besok. Imbauan ini tertera dalam surat edaran bernomor B/400.3.3.5/4580/X/Disdik/2026.
Kepala Dinas Kabupaten Tangerang, Supriyadi, mengatakan pihaknya meminta setiap instansi pendidikan di wilayahnya untuk pengawasan bagi peserta didik sehubungan adanya rencana unjuk rasa besok.
"Dengan ini agar Kepala Satuan Pendidikan di Wiiayah Kabupaten Tangerang untuk dapat meningkatkan pengawasan dan memantau siswa-siswi agar tidak mengikuti aksi tersebut," ungkapnya dalam surat edaran diterima Tirto, Senin (19/10/2026).
Ia menjelaskan imbauan tersebut untuk memastikan keamanan para siswa sekolah. Termasuk untuk menjaga kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.
"Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan, serta menjaga proses belajar mengajar di sekolah berjalan lancar," jelasnya.
Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Tri Laksono Febrianto, mengungkapkan pihaknya menyiapkan pengamanan di sejumlah stasiun dan gerbang tol, serta meningkatkan patroli guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.
"Stasiun sendiri ada 3, Tigaraksa, Cikuya, Daru. Untuk gerbang tol ada 3, Balaraja barat, Balaraja timur, Cikupa," ungkapnya secara tertulis kepada wartawan, Senin (19/10/2026).
Ia memastikan pengamanan dan pengaturan lalu lintas, langkah-langkah akan dilakukan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Namun, pihaknya tetap menghormati hak masyarakat, menyampaikan pendapat di muka umum sesuai peraturan perundang-undangan.
Polisi juga bakal berkoordinasi dengan pihak sekolah, Dinas Pendidikan, serta orang tua untuk meningkatkan pengawasan dan pendampingan terhadap para pelajar, khususnya pada 19-20 Oktober 2026.
"Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, serta memastikan para pelajar dapat menjalankan aktivitas secara positif dan tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi membahayakan keselamatan mereka," tegasnya.
Penulis: Muhammad Nizar
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id
































