tirto.id - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily mengunjungi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memimpin kunjungan peserta pendidikan. Kunjungan ini dalam rangka penguatan integritas dan nilai antikorupsi.
Ace mengatakan, kunjungan ini dilakukan bersama 110 peserta Pendidikan, Penyiapan, Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan ke-69 yang kebanyakan adalah calon perwira tinggi di TNI maupun Polri, ASN, serta masyarakat sipil.
"Salah satu di antara kurikulum dari pendidikan Lemhannas itu adalah membangun integritas dan antikorupsi. Kami tentu memiliki target dari proses pendidikan ini bukan hanya sekedar memahami tentang situasi geopolitik, konsesus kebangsaan, tetapi juga mampu mencetak para calon pimpinan nasional yang memiliki integritas dan antikorupsi," kata Ace kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (23/4/2026).
Kata Ace, kunjungan ke KPK merupakan hari kedua proses pendidikan, dimana pada hari pertama, para peserta menerima materi dari KPK di Lemhannas yang kurikulumnya telah ditentukan sebelumnya. Hari ini, para peserta mendapatkan materi soal proses pendidikan hingga penyidikan di KPK.
"Tentu kami harapkan dengan adanya kunjungan ini akan semakin memperkokoh integritas para calon pimpinan nasional yang sedang belajar di Lemhannas Republik Indonesia," tutur Ace.
"Sehingga komitmen Lemhannas untuk mencetak para pemimpin bukan saja mereka memiliki pengetahuan, wawasan, tetapi juga integritas untuk melawan korupsi juga tercermin dari perilaku dan tindakan mereka pada saat nanti mereka lulus dan menduduki jabatan-jabatan strategis pada posisi pemerintahan maupun pada jabatan-jabatan yang lain," tambah Ace.
Sementara, Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPK, Cahya H Harefa, mengucapkan terima kasih dan berharap agar pendidikan dan kunjungan yang dilakukan bisa mempertebal rasa antikorupsi.
"Karena seperti disampaikan Pak Gubernur tadi untuk mencetak pemimpinan-pemimpinan nasional yang lebih berintegritas, yang terus bisa menjaga integritasnya setelah nanti menjabat lagi di dalam tugasnya masing-masing," kata Cahya.
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id

































