Menuju konten utama

Kronologi Temuan Terowongan Narkoba AS-Meksiko & Nilai Transaksi

Terowongan narkoba sepanjang 589 meter yang menghubungkan AS dengan Meksiko ditemukan di Kota Otay Mesa. Transaksinya yang dikuak bernilai USD45 juta.

Kronologi Temuan Terowongan Narkoba AS-Meksiko & Nilai Transaksi
Terowongan Narkoba. youtube/@USAttorneysDOJ
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Terowongan lintas negara untuk menyelundupkan narkoba ditemukan di California, Amerika Serikat. Terowongan ini membentang hingga Meksiko. Empat orang dituntut akibat penemuan ini. Bagaimana kronologi penemuannya dan berapa nilai transaksi dari penyelundupan ini?

Kantor Kejaksaan California merilis informasi penemuan jalur penyelundupan ini pada Senin (1/6/2026). Terowongan tersbeut dilaporkan membentang sepanjang 1.933 kaki atau sekitar 589 meter, dari Tijuana di Meksiko hingga Otay Mesa di California.

Kantor Kejaksaan California juga menyebut telah menuntut empat orang dari penemuan ini. Dua di antaranya adalah warga negara AS atas nama Gregorio Epifanio Hernandez Lopez dan Jose Jimenez. Sementara dua yang lain adalah warga negara Meksiko atas nama Brandon Escalante Sandoval dan Antonio Cortez.

Keempat orang tersebut didakwa atas dugaan konspirasi penyelundupan zat terlarang jenis kokain. Mereka juga didakwa dengan pasal berlapis hingga seumur hidup dan denda USD10 juta. Diperkirakan, nilai transaksi yang dijalankan keempat terdakwa itu mencapai USD45 juta (lebih dari Rp729 miliar)

Petugas Homeland Security Investigations (HSI) Kevin Murphy menyebut dalam keterangannya, terowongan itu diduga terkait dengan kelompok Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG). CJNG merupakan salah satu kartel terbesar di Meksiko saat ini.

“Investigasi dan penyitaan ini merupakan pukulan telak bagi Kartel Generasi Baru Jalisco,” kata Murphy.

Terowongan ini sudah sejak lama menjadi metode penyelundupan kokain di wilayah California dari Meksiko. Sejak 1993, telah ditemukan pula 99 terowongan bawah tanah di Distrik Selatan California. Penemuan terowongan kali ini jadi yang terbaru.

Kronologi Penemuan Terowongan Narkoba yang Hubungkan AS- Meksiko

Dijelaskan Kantor Kejaksaan California, kronologi penemuan terowongan narkoba ini bermula dari investigasi jaringan penjualan narkoba oleh HSI. Semula, investigasi ini menargetkan sebuah toko ritel di Kota Otay Mesa, California, yang diduga jadi kedok untuk unit distribusi narkoba.

Toko ritel itu, yang bernama Buy 4 Less, telah dicurigai sebagai lokasi distribusi narkoba sejak Desember 2025 lalu. Sejak saat itu, petugas HSI melakukan pengawasan rutin.

Selama pengawasan, toko Buy 4 Less menunjukkan aktivitas mencurigakan. Toko tersebut terbilang sepi pembeli, namun secara rutin melakukan pengiriman koper dalam jumlah besar. Ketika ditelusuri, koper-koper ini dibawa ke luar AS, yakni ke Meksiko.

Aktivitas rutin di toko ini berlangsung sejak Desember 2025. Kemudian pada 29 Mei 2026 lalu, penyelidik memergoki aktivitas mencurigakan lainnya.

Tiga muatan besar dan berat kedapatan tengah diangkut ke sebuah mobil van dari gudang toko ritel tersebut. Setelah diangkut, mobil lalu melintas ke jalan 923½ Coolidge Ave.

Di jalan itu, muatan mobil van dialihkan ke sebuah mobil truk bak terbuka. Ada tiga freezer kosong dalam bak truk. Muatan dari mobil van kemudian dimasukkan ke mesin pendingin dan dikemas menjadi paket-paket lebih kecil.

Ketika truk itu dihentikan petugas untuk diperiksa, anjing pelacak K9 memberikan tanda bahwa muatan mobil tersebut adalah zat terlarang. Petugas keamanan lalu menggeledah sejumlah mobil di dekat toko ritel Buy 4 Less.

Dari sana, 173 paket seberat 286,20 kg ditemukan dalam truk yang dihentikan paksa, 423 paket seberat 469,40 kg ditemukan di truk yang sedang berhenti di dekat Buy 4 Less, dan 255 paket lainnya seberat 274 kg tersimpan di dalam mobil van. Setelah diperiksa, seluruh paket tersebut mengandung kokain dengan berat total 1.029,60 kg atau sekitar 1 ton.

Setelah penemuan itu, petugas kemudian menggeledah toko Buy 4 Less. Di sana ditemukan sebuah pintu keluar terowongan bawah tanah yang tersembunyi di lantai sebuah gudang.

Petugas kemudian menemukan bahwa terowongan itu dibuat dengan kedalaman 16,7 meter di bawah permukaan tanah. Sebuah lift hidrolik juga ditemukan telah terpasang di pintu sebagai alat untuk mengakses terowongan tersebut.

Di dalam terowongan itu petugas juga menemukan bahwa lorong bawah tanah telah dilengkapi ventilasi yang memadai dan arus listrik sepanjang lorong membentang.

Baca juga artikel terkait NARKOBA atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar