tirto.id - Pejabat Sementara (Ps) Kasihumas Polresta Yogyakarta, Iptu Gandung Harjunadi, mengkonfirmasi ada kericuhan yang melibatkan suporter sepak bola PSIM Yogyakarta dan Persib Bandung di parkiran Ngabean, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin (25/8/2025) dini hari.
Gandung membeberkan, pemicu kericuhan antarsuporter berawal dari gesekan kecil di Simpang Empat Pingit, Kota Yogyakarta. Insiden itu pun berakhir damai, bahkan suporter Persib menyerahkan santunan.
“Pemicu awalnya jam 21.00 WIB di daerah Pingit terjadi insiden kecil bis rombongan itu (Persib) menyenggol satu suporter PSIM yang jatuh kemudian diselesaikan secara damai, dibawa rumah sakit dan semuanya dibiayai oleh suporter dari Bandung, nominalnya dikasi 2,5juta karena mengalami luka ringan,” beber Gandung saat ditemui kontributor Tirto di Polresta Yogyakarta pada Senin.
Namun, insiden yang awalnya berakhir damai itu justru memicu kericuhan di parkir Ngabean. Gandung bilang, ada beberapa massa yang tidak puas dengan kejadian di Simpang Empat Pingit.
Gandung merinci, total ada lima armada bis yang ditumpangi oleh sekitar 400 suporter Persib Bandung saat hendak menonton laga lanjutan Super League antara PSIM Yogyakarta vs Persib Bandung di Stadion Sultan Agung (SSA) di Bantul, DIY.
“Sekitar 400-an [suporter Persib], udah dipulangkan semua, yang diamankan Polresta memulangkan 177 orang dari jam 06.00 WIB dan yang di Mako Brimob ada 15 orang,” ujar Gandung.
Gandung menyebut, insiden kericuhan ini menyebabkan puluhan orang mengalami luka-luka. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Sementara unit bis yang rusak akibat kericuhan di parkiran Ngabean saat ini sudah diamankan di Mako Brimob DIY.
Penulis: Abdul Haris
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id































