tirto.id - Korban kecelakaan bus ALS, Jumiatun (34), meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, Jumat (15/5/2026), Setelah sembilan hari menjalani perawatan. Dengan demikian, total korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus ALS dan truk tangki di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, bertambah menjadi 19 orang.
Jumiatun mengalami luka bakar hingga 90 persen di tubuhnya. Perempuan asal Pati, Jawa Tengah, itu telah menjalani dua kali operasi untuk mengangkat kulit, jaringan mati, serta benda asing di tubuhnya.
Kepala RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang Kombes Pol Budi Susanto membenarkan kabar duka tersebut. Menurut dia, kondisi kesehatan Jumiatun terus menurun akibat luka bakar yang juga mengenai saluran pernapasan dan pencernaannya.
"Kabar duka, ibu Jumiatun, korban kecelakaan bus ALS meninggal dunia pagi tadi," ungkap Kepala RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang Kombes Pol Budi Susanto.
Sementara itu, kondisi kesehatan suami Jumiatun, Ngadiono (44), disebut terus menunjukkan perkembangan positif. Luka bakar yang dialaminya berangsur membaik, meski masih dalam pemantauan intensif dan tidak menutup kemungkinan menjalani operasi ketiga.
Dengan meninggalnya Jumiatun, total korban tewas dalam insiden tersebut menjadi 19 orang. Dua korban lainnya masih menjalani perawatan, sedangkan 17 korban lain yang terbakar masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI.
"Dalam waktu dekat kita umumkan hasil identifikasi para korban," kata Budi.
Penulis: Irwanto
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id

































