Menuju konten utama

Kondisi Jalan di Depan Gedung DPR Jelang Demo Buruh

Jalan di depan Gedung DPR masih lancar menjelang demo buruh hari ini.

Kondisi Jalan di Depan Gedung DPR Jelang Demo Buruh
Kondisi jalan Gatot Subroto. tirto.id/ Ayu Mumpuni
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Elemen buruh akan menggelar demonstrasi hari ini, Kamis (28/9/2025). Lokasi demo buruh di Jakarta rencananya akan digelar di tiga titik yakni di balai kota Jakarta, patung kuda, dan depan DPR/MPR RI.

Berdasarkan pantauan reporter Tirto di depan Gedung DPR/MPR, hingga pukul 09.00 WIB suasana masih sepi dan lalu lintas di Jalan Gatot Subroto juga masih terpantau lancar.

Sejumlah massa aksi juga terlihat mulai berdatangan dan berduduk-duduk di bawah pohon depan Gedung DPR RI. Mobil komando juga sudah terparkir di sekitar flyover. Aparat keamanan juga sudah mulai berjaga di sepanjang jalur.

Untuk diketahui, sejumlah buruh akan menggelar aksi serentak pada 28 Agustus 2025, menuntut kenaikan upah minimum nasional sebesar 8,5-10,5 persen di 2026, penghapusan tega kerja outsourcing atau alihdaya, menuntut adanya reformasi perpajakan, pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru, hingga perlindungan pekerja platform digital.

Menurut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Partai Buruh, Said Iqbal, secara nasional aksi akan dipusatkan di depan DPR RI atau Istana Kepresidenan Jakarta.

“Tidak kurang dari 10 ribu buruh dari Karawang, Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang, dan DKI Jakarta akan bergerak menuju pusat ibu kota,” katanya, dikutip dari keterangan resmi yang diterima Tirto.

Kemudian, aksi serupa juga akan digelar di berbagai provinsi dan kota industri besar, seperti Serang, Banten; Bandung, Jawa Barat; Semarang, Jawa Tengah; Surabaya, Jawa Timur; Medan, Sumatera Utara; Banda Aceh, Aceh; Batam, Kepulauan Riau; Bandar Lampung, Lampung; Banjarmasin, Kalimantan Selatan; Pontianak, Kalimantan Barat; Samarinda, Kalimantan Timur; Makassar, Sulawesi Selatan; Gorontalo, dan berbagai daerah lain.

“Gerakan ini diberi nama HOSTUM (Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah) dan akan dilakukan secara damai. Said Iqbal menegaskan, aksi ini adalah momentum untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan agar pemerintah berpihak pada kepentingan pekerja,” jelas Said.

Polda Metro Jaya menurunkan 4.531 personel gabungan untuk pengamanan aksi unjuk rasa kelompok buruh hari ini. Aksi demo itu diklaim akan diikuti 10.000 massa.

Baca juga artikel terkait DEMO BURUH atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama