Menuju konten utama

Komisi B DPRD DKI: Gandeng Swasta Rekrut Tenaga Kerja Terlatih

Ketua Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta Nova Harivan Paloh minta Pemprov DKI gandeng perusahaan swasta untuk memudahkan pendistribusian tenaga kerja.

Komisi B DPRD DKI: Gandeng Swasta Rekrut Tenaga Kerja Terlatih
Ketua Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta Nova Harivan Paloh. foto/dok. Sekretariat DPRD Provinsi DKI Jakarta

tirto.id - Ketua Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta Nova Harivan Paloh meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (DTKTE) menggandeng sejumlah perusahaan swasta. Tujuannya, memudahkan pendistribusian tenaga kerja yang sudah mendapat pelatihan, baik di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) maupun di Mobil Training Unit (MTU).

“Perusahaan-perusahaan yang ingin merekrut atau mendapatkan tenaga kerja, kenapa enggak dari kawan-kawan yang sudah dilatih?” ujar Nova, Senin (30/6).

Menurut Nova, warga yang telah mendapat pelatihan khusus bisa dikategorikan profesional. Sebab, telah memiliki sertifikat keahlian. Nova juga menilai, variasi pelatihan yang diberikan DTKTE sudah cukup baik, sehingga menjadi bekal untuk mendapat pekerjaan.

“Pelatihan di Disnaker sudah cukup variatif, baik dari segi skill, seperti public speaking, pelatihan membuat minuman, pelatihan pengelasan, jahit, ini cukup bagus,” ungkap Nova.

Namun, DTKTE diminta tetap memiliki data akurat terkait jumlah warga yang ikut pelatihan dan telah mendapat pekerjaan. Dengan demikian, Komisi B mengetahui sejauh mana optimalisasi pelatihan.

“Penempatan tenaga kerja harus punya base yang jelas. Jadi selama satu tahun ini, berapa yang dilatih. Database harus nge-link ke perusahaan yang membutuhkan. Baru artinya sesuai kriteria,” tambah Nova.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi DTKTE Taufik menjelaskan, penyerapan tenaga kerja melalui Bursa Kerja atau Job Fair dilaporkan minimal tiga bulan usai pelaksanaan.

Pada tahap I 2025, terserap 932 orang pencari kerja melalui Job Fair. Pengunjung pencari kerja sebanyak 21.590 orang.

“Perusahaannya ada 40. Lowongannya bervariasi, sekitar 1.500 hingga 2.500,” beber Taufik.

Sepanjang Januari-Mei 2025, DTKTE telah melatih 1.650 orang lewat Program Pembentukan Tenaga Kerja Mandiri.

Selain itu, 3.852 orang mengikuti pelatihan pada Program Pelatihan Kerja Reguler dan Mobil Training Unit (MTU). Adapun Program Pelatihan Peningkatan Produktivitas diikuti 560 orang.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis