tirto.id - Kendaraan Listrik Meningkat di Palembang, PLN Tambah 10 SPKLUPLN UID Sumatra Selatan, Jambi dan Bengkulu (S2JB) menambah 10 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Palembang. Penambahan dilakukan seiring tren penggunaan kendaraan listrik di kota itu meningkat drastis.
Manajer Strategi Pemasaran PLN UID S2JB, Wahyu Hadi Perdana, mengatakan transaksi pengisian daya di SPKLU di Palembang naik delapan kali lipat sejak lima tahun lalu. Pada 2020, transaksi pengisian daya sekitar 1.800 kali dalam setahun atau rata-rata 150 transaksi per bulan dan kini menjadi 14.000 kali dalam setahun dengan rata-rata 3.000 transaksi per bulan.
"Kami catat pertumbuhan kendaraan listrik di Palembang berkembang pesat, otomatis transaksi di SPKLU sangat luar biasa peningkatannya. Ini menjadi indikator tingginya minat masyarakat Palembang terhadap kendaraan listrik," ungkap Wahyu Hadi Perdana, Kamis (18/6/2026).
Untuk memenuhi kebutuhan daya kendaraan listrik, PLN bakal menambah dan mengembangkan unit SPKLU. Saat ini terdapat 83 unit SPKLU yang tersebar di Sumsel, Jambi, dan Bengkulu. Dari jumlah itu, sebanyak 19 unit berada di Palembang.
"PLN targetkan 20 unit SPKLU baru di Sumsel dan 10 di antaranya penambahan di Palembang," kata Wahyu.
Wahyu mengatakan penambahan unit SPKLU dilakukan baik oleh PLN maupun melalui kerja sama dengan mitra yang turut mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Dengan demikian, pengguna tidak kesulitan mencari atau mengantre pengisian daya, apalagi saat kebutuhan mendesak.
"Target kita penambahan SPKLU dilakukan pada semester dua tahun ini juga," pungkasnya.
Penulis: Irwanto
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id




































