Menuju konten utama

Kementerian PU Bangun 222 SPPG, 20 di Antaranya di Daerah 3T

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, siap berkoordinasi dengan Kepala BGN yang baru Nanik S. Deyang terkait penyerahan SPPG yang selesai dibangun.

Kementerian PU Bangun 222 SPPG, 20 di Antaranya di Daerah 3T
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan peninjauan Jalan Layang (Flyover) Arteri Madukoro, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/12/2024). Menteri PU dalam kunjungan itu menyatakan progres keseluruhan pekerjaan proyek Jalan Tol Semarang-Demak yang dibangun sebagai upaya mengurai kemacetan kendaraan akibat luapan banjir rob tahunan di wilayah itu telah mencapai 20 persen dan ditargetkan selesai pada tahun 2027. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/YU

tirto.id - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, berujar pihaknya tengah mendirikan 222 bangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari ratusan bangunan tersebut, sebanyak 10-20 dapur berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Menurut dia, ratusan SPPG itu juga didirikan di daerah pos lintas batas negara (PLBN). Namun, Dody tidak merinci di mana SPPG khusus 3T dan PLBN itu didirikan.

"SPPG, kita kejar [pembangunan] sekitar ada 222 [dapur]. Mungkin sekitar 10-20 [SPPG] ada kan, yang di PLBN, yang 3T ini, sekitar 10-20," ucap Dody saat konferensi pers di Kementerian PU, Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Ia mengaku hendak berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pembangunan SPPG yang difokuskan di kawasan 3T. Mengingat, pembangunan SPPG rencananya bakal difokuskan di kawasan 3T.

Di satu sisi, Kementerian PU hanya bertugas mendirikan bangunan dapur MBG. Penentuan lokasi pembangunan dapur MBG disebut menjadi kewenangan Kementerian Dalam Negri (Kemendagri) serta BGN.

Sementara itu, kata Dody, ia akan berkoordinasi dengan BGN pada pekan depan. Koordinasi tersebut dinilai tak dapat berlangsung dengan cepat usai eks Kepala BGN Dadan Hindayana menjadi tersangka kasus korupsi.

"Nanti kita, minggu depan lah, ini [BGN] kan masih belum stabil ya. Mungkin minggu depan, kita akan koordinasi dengan jajaran BGN. Karena kita sudah punya 222 [dapur didirikan], ini mau diapakan dulu nih. Sebagian kan juga ada di daerah 3T. Jadi, setelah itu baru kita akan bicara lebih lanjut," urainya.

Ia menyampaikan, Kementerian PU mendirikan dua tipe SPPG. Tipe pertama, SPPG dengan penerima di bawah 1.000 orang memiliki luas 10 meter x 15 meter. Tipe kedua, SPPG dengan penerima di atas 1.000 orang memiliki luas 20 meter x 20 meter.

"Di situ plus plus semua, ada genset, ada pengolahan air limbah, untuk air bersih pam-nya juga kita siapkan. Jadi, kami mengantisipasi, misalnya mendadak listrik mati pun, bahan-bahan mentah yang disimpan di di mana? Di lemari pendingin itu tidak rusak. Nah, ini kemudian ada genset yang kalau enggak salah 25-40 kVA, tergantung apa? Besar kecilnya bangunan," tutur Dody.

Baca juga artikel terkait MAKAN BERGIZI GRATIS atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Bayu Septianto