Menuju konten utama

Kemenhub Perkirakan 30% Penumpang Pesawat Beralih ke Angkutan Darat

Kemenhub memperkirakan 30 persen penumpang pesawat beralih ke angkutan darat. Hal itu dipicu oleh tingginya harga tiket dan kemudahan akses melalui jalan tol. 

Kemenhub Perkirakan 30% Penumpang Pesawat Beralih ke Angkutan Darat
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mencoba mengendarai bus rapid transit (BRT) yang telah dirakit di pabrik karoseri Laksana di Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (20/7/2018). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

tirto.id - Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kemenhub, Budi Setiyadi memperkirakan penumpang pesawat yang beralih ke angkutan darat mencapai 30 persen.

“Kalau saya tanya ke operator-operator, peningkatan dari pesawat ke bus itu sekitar 12-25 persen. Ditambah dengan mobil pribadi dengan bus, pasti akan terjadi sekitar 30 persen,” kata Budi dalam bincang santai di acara buka puasa bersama di Jakarta, Jumat (17/5/2019) seperti dilansir Antara.

Budi mengatakan pergeseran penumpang pesawat ke angkutan darat itu tidak hanya dipicu oleh harga tiket penerbangan yang tinggi, tapi juga terbukanya akses melalui jalan tol.

Menurut dia, pengoperasian tol Trans Jawa, yang sudah menghubungkan Merak hingga Surabaya, turut mendorong pergeseran penumpang itu. Selain itu, tersambungnya Tol Bakauheni-Terbanggi Besar juga diprediksi akan meningkatkan pergerakan penyeberangan.

“Sebetulnya bukan dipicu tiket saja, ada akses mudah di tol ini, Bandara Solo sama Semarang sempat dikatakan turun karena masyarakat domisili mendekat jalan-jalan tol itu memilih menggunakan mobil pribadi atau mobil bus,” ujar Budi.

Dia menambahkan, untuk mengantisipasi kepadatan jalan tol saat mudik Lebaran 2019, Kemenhub telah mengimbau kepada para operator bus untuk tidak mengoperasikan semua armadanya.

“Saya sudah bilang ke operator besar kendaraan, jangan dikeluarkan semua, simpan mobil cadangan di satu PO, Sinar Jaya, Damri, Lorena 30-40 untuk menggerakkan ke terminal, jadi ada satu tim dari Jakarta ke arah Timur,” kata Budi.

Berdasarkan prediksi Kemenhub, jumlah pemudik yang menggunakan sarana transportasi umum pada Lebaran 2019 mencapai 22,83 juta penumpang. Jumlah itu naik 4,14 persen dibanding Lebaran 2018.

Pada lebaran tahun ini, moda transportasi yang mengalami kenaikan jumlah pengguna paling besar adalah bus, yakni 4,68 juta penumpang, kereta api 6,45 juta penumpang, kapal laut 1,08 juta penumpang, dan pesawat 5,78 juta penumpang. Sedangkan jumlah mobil pribadi yang dipakai pemudik diprediksi sebanyak 3,76 juta dan sepeda motor 6,85 juta unit.

Baca juga artikel terkait HARGA TIKET PESAWAT

tirto.id - Ekonomi
Sumber: Antara
Penulis: Addi M Idhom
Editor: Ibnu Azis