tirto.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, memastikan akan menindaklanjuti laporan konsumen terkait proyek apartemen LRT City yang diduga mangkrak.
Pernyataan tegas itu dikatakannya di tengah banyak konsumen yang mengadu kepada Kementerian PKP terkait ketidakpastian penyerahan unit serta mangkraknya sejumlah proyek pembangunan apartemen berkonsep Transit Oriented Development (TOD) oleh PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP).
"Kami tangani segera, pasti,” kata Maruarar kepada wartawan, di tengah acara Pelantikan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), di Ritz-Carlton Jakarta, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).
Tidak hanya itu, pemerintah juga akan meminta pertanggungjawaban dari pihak pengembang atas persoalan tersebut. Sebab, menurutnya persoalan ini harus segera diselesaikan.
"Harus diselesaikan ya, kami akan minta pertanggungjawaban developernya,” imbuh Maruarar.
Perlu diketahui, proyek apartemen LRT City—terutama di kawasan Tebet, Ciracas, dan Cibubur—tengah menjadi sorotan publik akibat progres pembangunan yang terhenti dan keterlambatan serah terima.
Permasalahan ini menjadi sorotan setelah sejumlah warganet mengunggah konten terkait kondisi LRT City terkini, seperti LRT City Ciracas, hingga LRT City Cibubur.
Konten-konten video tersebut disertai narasi yang menyebut bahwa konsumen telah dibuat kecewa oleh pihak pengembang karena apartemen yang telah dijanjikan tidak kunjung selesai.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id







































