Menuju konten utama

Kapolres Jakpus: Kejahatan Teknologi Kian Marak Menjelang Pemilu

Menurut Kapolres Jakpus, ada pelaku yang memiliki ratusan akun palsu untuk meretas hingga 800 akun untuk menyebarkan berita bohong atau hoaks.

Kapolres Jakpus: Kejahatan Teknologi Kian Marak Menjelang Pemilu
Tumpukan surat suara Pemilu 2024 yang telah dilipat di gudang BRU, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Rabu (3/1/2024). ANTARA FOTO ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/rwa.

tirto.id - Kapolres Jakpus: Kejahatan Teknologi Kian Marak Menjelang Pemilu Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan bahwa kejahatan masa kini sudah bergeser dari serangan psikologis ke teknologi. Hal itu, menurutnya, memengaruhi tugas Kepolisian.

"Kejahatan dulu itu secara psikologis, kalau sekarang kejahatan modelnya dengan teknologi. Teknologi memengaruhi tugas-tugas kepolisian," kata Susatyo dalam keterangan pers yang disampaikan di Jakarta, Sabtu (20/1/2024).

Dalam imbauannya kepada masyarakat, Kapolres Jakpus menekankan bahwa kejahatan menggunakan teknologi atau cyber crime marak menjelang Pemilu 2024.

Ia menyebutkan bahwa ada pelaku yang memiliki ratusan akun palsu untuk meretas hingga 800 akun untuk menyebarkan berita bohong atau hoaks.

"Terkait cyber crime menjelang pemilu, ada pelaku [yang] memiliki akun palsu sampai 200. Dia bisa meng-hack hingga 800 akun," kata Susatyo.

Menurutnya, modus pelaku menggunakan akun anonim, semi anonim, hingga akun nyata dengan masuk ke sejumlah grup aplikasi perpesanan untuk menyebarkan hoaks.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan media sosial dengan bijak, menyaring kebenaran informasi dan melihat sumber informasi tersebut, serta tidak terpancing oleh berita yang disebarkan oleh pendengung atau buzzer.

Ia juga meminta agar masyarakat menyikapi perbedaan politik dengan kepala dingin dan menganggap perbedaan hal yang wajar agar kesatuan bangsa tidak terpecah belah.

Baca juga artikel terkait PEMILU 2024 atau tulisan lainnya dari Antara

tirto.id - News
Reporter: Antara
Penulis: Antara
Editor: Irfan Teguh Pribadi