tirto.id - Sebentar lagi rangkaian Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 akan dimulai. SNBP merupakan salah satu bagian dari Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Ketahui jurusan-jurusan sepi peminat di Universitas Sriwijaya (Unsri), Universitas Negeri Medan (Unimed), dan Universitas Sumatera Utara (USU) untuk SNBP 2026.
Pengumuman terkait pelaksanaan SNPMB 2026 telah dilakukan pada 16 September 2025 lalu. Melalui pengumuman itu, dijelaskan mengenai jadwal dan aturan baru, salah satunya pada SNBP 2026.
Sebelum mengikuti SNBP 2026, siswa atau calon peserta perlu mengetahui aturan yang berlaku. Selain itu, ketahui juga syarat peserta SNBP 2026.
Lalu, apa saja syarat siswa dapat mengikuti SNBP 2026? Simak penjelasan berikut ini beserta daftar jurusan sepi peminat di Unsri, Unimed, dan USU untuk SNBP 2026.
Syarat Siswa Ikut SNBP 2026
SNBP 2026 diikuti oleh siswa kelas terakhir atau siswa SMA/SMK/MA kelas 12 tahun ajaran 2025/2026 yang akan lulus pada tahun 2026. Artinya, SNBP 2026 ini hanya dapat diikuti oleh siswa, bukan lulusan satu atau dua tahun sebelumya.
Kemudian, hanya siswa eligible yang dapat mengikuti SNBP 2026. Artinya, siswa termasuk dalam daftar siswa yang memenuhi syarat (eligible) berdasarkan pemeringkatan yang dilakukan oleh sekolah sesuai kuota yang ditetapkan berdasarkan nilai dan prestasi siswa.
Adapun kuota jalur SNBP 2026 yakni minimum 20% untuk Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU) dan Perguruan Tinggi Negeri sebagai Satuan Kerja Kementerian (PTN Satker). Selain itu, kuota juga tersedia minimum 20% untuk Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) dari kursi yang tersedia.
Sementara itu, ada pula aturan baru dalam SNBP 2026 ini yaitu terkait Tes Kemampuan Akademik (TKA). Dalam SNBP 2026 ini, diberlakukan nilai TKA.
Perlu diketahui, TKA merupakan tes standar yang mencerminkan capaian akademik siswa dan saat ini mulai digunakan sebagai salah satu persyaratan atau perimbangan utama dalam proses SNPMB, khususnya SNBP.
Siswa memang tidak diwajibkan mengikuti TKA. Namun, bagi yang ingin mengikuti SNBP 2026, nilai TKA menjadi salah satu instrumen penting sebagai validator nilai selama bersekolah.
Jadi, nilai TKA menjadi penting untuk siswa yang ikut dalam SNBP 2026. Jika tidak memiliki nilai TKA, siswa tidak eligible untuk mengikuti seleksi tersebut.
Daftar Jurusan Sepi Peminat di Unsri, Unimed, dan USU untuk SNBP 2026
Selain memperbagus nilai dan prestasi beserta portofolio, calon peserta SNBP 2026 juga perlu mengetahui jurusan yang ingin dituju dan peluang lolosnya. Ini dapat dilakukan dengan mengetahui jurusan sepi peminat di beberapa kampus, termasuk Unsri, Unimed, dan USU.
Calon peserta SNBP 2026 dapat mengetahui jurusan sepi peminat melalui laman resmi SNPMB. Di laman tersebut terdapat daftar kampus dengan daftar jurusan atau prodi beserta jumlah peminatnya.
Sampai saat ini belum ada keterangan jumlah peminat peserta SNBP 2025 tiap jurusan, maka dapat menggunakan data peminat peserta SNBP 2024 sebagai acuan. Berikut ini daftar peminat 2024 jurusan-jurusan di Unsri, Unimed, dan USU yang berdasarkan jumlahnya yang sedikit menandakan bahwa jurusan tersebut jurusan sepi peminat.
Jurusan Sepi Peminat di Unsri
- Matematika (S1): 120 peminat 2024
- Fisika (S1): 60 peminat 2024
- Kimia (S1): 92 peminat 2024
- Biologi (S1): 145 peminat 2024
- Teknologi Hasil Pertanian (S1): 189 peminat 2024
- Teknik Pertanian (S1): 293 peminat 2024
- Pendidikan Kimia (S1): 135 peminat 2024
- Pendidikan Fisika (S1): 137 peminat 2024
- Arsitektur (S1): 248 peminat 2024
- Ilmu Kelautan (S1): 106 peminat 2024
- Budidaya Perairan (S1): 55 peminat 2024
- Teknologi Hasil Perikanan (S1): 70 peminat 2024
- Pendidikan Teknik Mesin (S1): 75 peminat 2024
- Agroekoteknologi (S1): 197 peminat 2024
- Peternakan (S1): 106 peminat 2024
- Ilmu Tanah (S1): 120 peminat 2024
- Agronomi (S1): 149 peminat 2024
- Proteksi Tanaman (S1): 78 peminat 2024
- Pendidikan Sejarah (S1): 285 peminat 2024
- Pendidikan Ekonomi (S1): 256 peminat 2024
- Penjaskes (S1): 193 peminat 2024
- PAUD (S1): 200 peminat 2024
- Pendidikan Masyarakat (S1): 91 peminat 2024
- Akuntansi (D3): 60 peminat 2024
- Teknik Komputer (D3): 157 peminat 2024
- Manajemen Informatika (D3): 105 peminat 2024
- Komputerisasi Akuntansi (D3: 40 peminat 2024
- Kesekretariatan (D3): 60 peminat 2024
Jurusan Sepi Peminat di Unimed
- Pendidikan Fisika (S1): 232 peminat 2024
- Pendidikan Teknik Bangunan (S1): 87 peminat 2024
- Pendidikan Teknik Mesin (S1): 197 peminat 2024
- Pendidikan Teknik Elektro (S1): 68 peminat 2024
- Kimia (S1): 163 peminat 2024
- Biologi (S1): 298 peminat 2024
- Ilmu Keolahragaan (S1): 166 peminat 2024
- Matematika (S1): 231 peminat 2024
- Fisika (S1): 77 peminat 2024
- Pendidikan Teknik Otomotif (S1): 166 peminat 2024
- Pendidikan Luas Sekolah (S1): 107 peminat 2024
- Pendidikan Bahasa Perancis (S1): 45 peminat 2024
- Pendidikan Bahasa Jerman (S1): 72 peminat 2024
- Pendidikan Seni Rupa (S1): 116 peminat 2024
- Sastra Indonesia (S1): 195 peminat 2024
- Pendidikan Akuntansi (S1): 251 peminat 2024
- Pendidikan Bisnis (S1): 243 peminat 2024
- Pendidikan Tari (S1): 170 peminat 2024
- Pendidikan Musik (S1): 177 peminat 2024
- Seni Pertunjukan (S1): 26 peminat 2024
- Arsitektur (S1): 295 peminat 2024
- Manajemen Konstruksi (D4): 155 peminat 2024
- Teknik Mesin (D3): 188 peminat 2024
Jurusan Sepi Peminat di USU
- Kimia (S1): 295 peminat 2024
- Fisika (S1): 124 peminat 2024
- Ilmu Sejarah (S1): 184 peminat 2024
- Antropologi Sosial (S1): 286 peminat 2024
- Sastra Indonesia (S1): 272 peminat 2024
- Sastra Daerah untuk Sastra Melayu (S1): 15 peminat 2024
- Sastra Daerah untuk Sastra Batak (S1): 20 peminat 2024
- Sastra Arab (S1): 174 peminat 2024
- Etnomusikologi (S1): 51 peminat 2024
- Sastra Jepang (S1): 277 peminat 2024
- Sastra Cina (S1): 80 peminat 2024
- Meteorologi dan Instrumentasi (D3): 45 peminat 2024
- Bahasa Jepang (D3): 48 peminat 2024
- Analis Farmasi dan Makanan (D3): 201 peminat 2024
- Bahasa Inggris (D3): 87 peminat 2024
Pembaca yang ingin membaca artikel sejenis terkait SNPMB dapat mengakses tautan berikut ini.
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Wisnu Amri Hidayat
Masuk tirto.id

































