Jokowi soal Posisi Mardiono di Wantimpres: Tunggu Polemik PPP Usai

Reporter: Andrian Pratama Taher, tirto.id - 7 Sep 2022 15:50 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Jokowi menegaskan baru akan bersikap dalam posisi Mardiono di Wantimpres setelah polemik internal PPP berakhir.
tirto.id - Presiden Joko Widodo menegaskan tidak akan terlibat dalam masalah Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Mardiono yang menjadi Plt Ketua Umum PPP. Ia menegaskan baru bersikap dalam posisi Mardiono di Wantimpres setelah polemik internal PPP berakhir.

“Itu selesai terlebih dahulu baru kita bicara mengenai masalah wantimpres. Kalau di situ belum selesai, dan itu wilayahnya internal PPP. Kalau di situ sudah, sudah ada kejelasan, baru berbicara mengenai masalah wantimpres,” Kata Jokowi usai pelantikan Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu dan Menpan-RB di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2022).

Jokowi mengaku belum ada surat pengunduran diri yang disampaikan kepadanya. Ia bahkan berkelakar rencana pengunduran diri Mardiono belum disampaikan ke Mensesneg Pratikno.

“Ke Pak Mensesneg saja belum, apalagi ke saya,” kata Jokowi.

PPP mendepak Ketua Umum Suharso Monoarfa dari kursi ketua umum berdasarkan hasil Mukernas PPP beberapa waktu lalu. Dalam musyawarah tersebut, para kader sepakat Mardiono diangkat sebagai Plt. Ketua Umum PPP untuk menggantikan Suharso.

Akan tetapi, Mardiono tengah menjabat sebagai anggota Wantimpres. Hal itu sesuai Pasal 12 Undang-undang Nomor 19 tahun 2006 tentang Dewan Pertimbangan Presiden.

Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani menjelaskan bahwa Mardiono yang baru saja dilantik dalam mukernas di Bogor pada Senin (5/9/2022) akan melepas jabatannya sebagai Anggota Wantimpres.

Hal itu sebagai konsekuensinya bekerja dalam keorganisasian DPP PPP. “Pak Mardiono itu nanti akan segera mengundurkan diri dan karena juga sesuai dengan Undang-undang Wantimpres," kata Arsul dalam konferensi pers di Gedung DPR RI pada Senin (5/9/2022).

Mengenai pengganti Mardiono, pihak PPP belum memutuskan dan menunggu musyawarah di internal PPP dan juga pihak Wantimpres.


Baca juga artikel terkait WANTIMPRES atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Politik)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Abdul Aziz

DarkLight