tirto.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh rangkaian KA Bangunkarta (161) yang anjlok di Stasiun Bumiayu telah berhasil dievakuasi pada Selasa (7/4/2026) dini hari. Usai rampungnya evakuasi, kedua jalur kereta api di lintas tersebut kini sudah dapat kembali dilalui oleh perjalanan KA dengan pembatasan kecepatan.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebut rangkaian KA (161) Bangunkarta yang mengalami anjlok di Stasiun Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, telah berhasil dievakuasi pada Selasa dini hari. Proses evakuasi dukungan personel TNI, Polri, serta unsur kewilayahan setempat yang bekerja sigap di lokasi.
“Fokus utama kami adalah memastikan seluruh jalur dapat dilalui dengan aman sehingga perjalanan kereta api kembali berjalan normal. Petugas dari unit jalan rel dan jembatan telah melakukan penguatan konstruksi rel pasca evakuasi untuk menjamin keselamatan perjalanan,” ujar Anne dalam keterangan resminya pada Selasa.
Sebagai bagian dari proses pemulihan, pada Selasa pagi ini, kedua jalur dapat dilalui dengan pembatasan kecepatan. KA 2718 (Karacibon Service) yang merupakan kereta api barang menjadi kereta pertama yang melintas, dengan keberangkatan dari Stasiun Linggapura pada pukul 03.49 WIB dan melintasi KM 312+1 pada pukul 04.04 WIB melalui jalur hulu.
Sedangkan jalur hilir KM 312+300 sampai 312+100 pada pukul 05.44, KA pertama yang melewati adalah PLB 255B (Jaka Tingkir). Berdasarkan pemantauan petugas di lapangan, kondisi jalur terpantau aman.
KAI tetap mengawal pemenuhan hak para pelanggan yang perjalanannya sempat terdampak. Mobilisasi penumpang melalui 10 unit bus bantuan telah dilaksanakan guna memastikan pelanggan tetap mencapai tujuan masing-masing.
Anne turut menyampaikan permohonan maaf KAI kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi. Menurutnya, petugas di berbagai stasiun terdampak terus disiagakan untuk memberikan informasi serta menyalurkan service recovery berupa makanan dan minuman sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami sangat mengapresiasi kesabaran dan pengertian para pelanggan. KAI akan terus memperkuat pengawasan operasional guna menjaga standar keselamatan perjalanan kereta api,” tutup Anne.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id







































