tirto.id - PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) bersama kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas di ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ). Rekaysa lalu lintas berupa buka tutup itu bertujuan untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang terjadi.
GM Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Desti Anggraeni, mengatakan bahwa buka tutup akses MBZ dilakukan secara situasional di jalur menuju Cikampek. Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan sejak pukul 22.24 WIB, tadi malam, hingga pagi ini.
"Sampai dengan saat ini, rekayasa lalu lintas buka tutup secara situasional atas diskresi Pihak Kepolisian pada akses masuk Ruas Layang MBZ yaitu akses masuk Jati Asih, Kalimalang dan KM 10 A," ucap dia dalam keterangan tertulis, Kamis (19/3/2026).
Dijelaskan Desti, rekayasa lalu lintas ini diberlakukan juga karena adanya gangguan berupa kendaraan mengalami Overheat, kehabisan BBM, kempes ban, dan gangguan kendaraan lainnya. Selain itu, guna mengurai kepadatan di akses keluar KM 48 Ruas Jalan Layang MBZ karena adanya pertemuan lalu lintas dari Ruas Jakarta Cikampek.
Desti pun mengimbau kepada pengguna jalan agar mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan. Sehingga, perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan.
"PT JJC terus mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan. Pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik dan bahan bakar minyak (BBM)," ungkap dia.
Di sisi lain, Desti memberitahukan bahwa informasi lalu lintas terkini dan permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol dapat diakses melalui One Call Center 24 Jam Jasa Marga Group di nomor 133, Twitter @PTJASAMARGA serta aplikasi Travoy 4.5 untuk pengguna iOS dan Android.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id

































