tirto.id - Jadwal Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP 2026 tingkat kabupaten sudah dirilis oleh penyelenggara. Simak jadwal penting dan sistem penilaian yang diterapkan.
Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) kembali menggelar OSN SMP 2026. OSN SMP 2026 dibuka 3 bidang lomba, yakni: Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Sesuai jadwal, tahapan OSN SMP 2026 Tingkat Kabupaten berlangsung mulai Mei 2026.
OSN SMP 2026 menjadi wadah untuk mengidentifikasi dan membina bibit unggul, yang memiliki potensi dalam bidang sains dan teknologi. Kompetisi ini juga mendorong sekolah di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sains.
Jadwal OSN SMP 2026 Tingkat Kabupaten
Penyelenggaraan OSN SMP 2026 digelar untuk melatih peserta didik menerapkan pengetahuan secara kontekstual, sistematis, dan berbasis pemecahan masalah.
Pendekatan tersebut selaras dengan kebutuhan masa depan, yang menuntut sumber daya manusia untuk berinovasi, berkolaborasi, dan beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan teknologi.
Berdasar ketentuan dalam buku panduan OSN SMP 2026, kegiatan ini digelar secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah (OSN-S), tingkat kabupaten/kota (OSN-K), tingkat provinsi (OSN-P), sampai tingkat nasional (OSN).
Seleksi berjenjang untuk memastikan bahwa tiap peserta memiliki kesempatan yang adil dalam berkompetisi, sehingga bisa menunjukkan potensi terbaik. Ajang ini dapat diikuti peserta kelas 7 dan 8, yang sudah lolos seleksi tingkat sekolah serta mendapat rekomendasi dari kepala sekolah.
Sebelum pelaksanaan OSN-K, sekolah perlu menyiapkan sejumlah hal, seperti: usulan pengawas, pemilihan moda, serta status pengawasan.
Siswa juga perlu melakukan uji coba OSN-K sebelum kegiatan resmi berlangsung. Sesuai jadwal, uji coba OSN-K dan Technical Meeting akan digelar pada 5-8 Mei 2026. Berikutnya seleksi OSN-K akan berlangsung 11 Juni 2026. Diikuti pengumuman OSN-K pada 26 Juni 2026.
Agar tidak terlewat dengan agenda penting tersebut, berikut rincian jadwal pelaksanaan OSN-K SMP 2026 mulai dari uji coba hingga pengumuman:
- Uji Coba OSN-K dan Technical Meeting: 5-8 Mei 2026.
- Seleksi OSN-K: 11 Juni 2026.
- Pengumuman OSN-K: 26 Juni 2026.
Sistem Penilaian OSN SMP 2026 Tingkat Kabupaten
Sistem penilaian OSN SMP 2026 Tingkat Kabupaten ditentukan berdasar masing-masing cabang. Dalam cabang IPA, bentuk soal yang diujikan berupa pilihan jamak dengan 4 opsi jawaban.
Secara keseluruhan cabang IPA terdiri 40 soal, dengan nilai maksimum 160. Jawaban yang benar mendapat nilai 4, lalu jawaban yang salah nilai 0.
Pada cabang Matematika, siswa mengerjakan 25 soal pilihan majemuk. Jawaban benar mendapat nilai 4, dan jawaban salah nilai 0. Adapun total nilai OSN-K cabang Matematika maksimum adalah 100.
Dalam cabang IPS, siswa mengerjakan 60 soal pilihan jamak. Jawaban benar diberi nilai 4, jawaban salah atau tidak dijawab diberi nilai 0. Total nilai maksimum OSN-K cabang IPS adalah 240. Nantinya penentuan peringkat berdasar total nilai.
Peserta yang lolos OSN SMP 2026 Tingkat Kabupaten, yakni skor tertinggi peringkat 1 sampai 5. Tapi dengan ketentuan tiap Kabupaten/Kota dengan 1 sekolah maksimum 2 peserta.
Berikut sistem penilaian OSN SMP 2026 Tingkat Kabupaten:
Penilaian Cabang IPA
- Bentuk soal OSN-K adalah pilihan jamak sebanyak 40 soal dengan 4 opsi jawaban, nilai maksimum 160.
- Setiap jawaban yang benar diberikan nilai 4 (empat), jawaban yang salah atau tidak menjawab diberikan nilai 0 (nol).
- Penilaian menggunakan sistem aplikasi yang sudah dibuat oleh panitia pusat.
- Penentuan peringkat mengacu pada mekanisme yang sudah ditetapkan.
- Berita acara penilaian OSN ditandatangani oleh tim juri.
- Keputusan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
- Peserta yang lolos ke OSN-P adalah peserta dengan skor tertinggi yang menduduki peringkat 1 (satu) sampai 5 (lima) di setiap Kabupaten/Kota dengan 1 sekolah maksimum 2 peserta.
- Pemeringkatan didasarkan pada nilai total peserta.
- Jika pada point 8) masih terdapat nilai yang sama maka penentuan pemenang didasarkan pada jumlah jawaban kosong paling sedikit.
- Jika pada point 9) masih terdapat nilai yang sama maka penentuan pemenang didasarkan kelas terendah.
- Jika pada point 10) masih terdapat kesamaan maka penentuan pemenang ditentukan berdasarkan umur termuda.
- Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Sistem Penilaian Cabang Matematika
- Soal penilaian OSN-K terdiri dari 25 (dua puluh lima) butir pilihan jamak dengan 4 opsi jawaban.
- Setiap jawaban benar diberi nilai 4 (empat), setiap jawaban salah atau setiap soal yang tidak dijawab diberi nilai 0 (nol).
- Total nilai adalah empat kali banyak jawaban benar.
- Total nilai OSN-K maksimum adalah 100.
- Penilaian menggunakan sistem aplikasi yang sudah dibuat oleh panitia pusat.
- Penentuan peringkat mengacu pada mekanisme yang sudah ditetapkan.
- Berita acara penilaian OSN ditandatangani oleh tim juri.
- Peserta yang lolos ke OSN-P adalah peserta dengan skor tertinggi yang menduduki peringkat 1 (satu) sampai 5 (lima) di setiap Kabupaten/Kota dengan 1 sekolah maksimum 2 peserta yang lolos.
- Pemeringkatan didasarkan pada total nilai peserta.
- Jika pada point 9) masih terdapat nilai yang sama maka penentuan pemenang didasarkan pada jumlah jawaban salah paling sedikit.
- Jika pada point 10) masih terdapat nilai yang sama maka penentuan pemenang didasarkan pada jawaban benar untuk soal sulit paling banyak.
- Jika pada point 11) masih terdapat nilai yang sama maka penentuan pemenang didasarkan pada jawaban benar untuk soal sedang paling banyak.
- Jika pada point 12) masih terdapat nilai yang sama maka penentuan pemenang didasarkan pada kelas yang lebih rendah.
- Jika pada point 13) masih terdapat nilai yang sama maka penentuan pemenang didasarkan pada usia yang lebih muda.
- Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Sistem Penilaian Cabang IPS
- Penentuan pemenang kabupaten/kota berdasarkan nilai soal pilihan jamak sejumlah 60 soal.
- Jawaban benar diberi nilai 4 (empat), jawaban salah atau tidak dijawab diberi nilai 0.
- Total nilai adalah jumlah jawaban yang benar dikali 4.
- Peringkat ditentukan berdasarkan total nilai.
- Total nilai maksimum pada OSN-K adalah 240
- Jika terdapat total nilai yang sama maka peringkat ditentukan berdasarkan jumlah jawaban benar yang paling banyak.
- Jika dengan poin 6) masih terdapat nilai yang sama maka peringkat ditentukan berdasarkan jumlah soal yang tidak dijawab paling sedikit.
- Jika dengan poin 7) masih terdapat nilai yang sama maka peringkat ditentukan berdasarkan kelas peserta yang paling rendah.
- Jika dengan poin 8) masih terdapat nilai yang sama maka peringkat ditentukan berdasarkan umur peserta yang paling muda.
- Keputusan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Oryza Aditama
Masuk tirto.id

































