Info Gunung Merapi & Kabar Terkini Selama Hari Ini 18 November 2020

Oleh: Alexander Haryanto - 18 November 2020
Dibaca Normal 2 menit
Info dan kondisi Merapi terkini Rabu, 18 November 2020 terdengar suara gemuruh guguran 1 kali dari Babadan.
tirto.id - Aktivitas Gunung Merapi selama hari ini, Rabu, 18 November 2020 dari pukul 12:00 sampai pukul 18:00 WIB menunjukkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50 m di atas puncak kawah.

Selain itu, terdengar suara gemuruh guguran 1 kali dari Babadan. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pun menyampaikan, sampai hari ini, status Gunung Merapi pun masih Siaga Level 3.

Sebelumnya, BPPTKG menginformasikan bahwa terdengar tiga kali suara guguran dengan intensitas sedang hingga cukup keras pukul 04:45 WIB dari Babadan, Jrakah, Kaliurang, Rabu (18/11/2020). Selain itu, suara guguran teramati juga asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 20 meter di atas puncak kawah Gunung Merapi.

Terkait dengan laporan terbaru aktivitas Merapi ini, masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang dan mengikut situasi Gunung Merapi terkini melalui sumber terpercaya seperti laman resmi maupun media sosial BPPTKG.

Berikut adalah update terkini tentang kabar dan info terkini Gunung Merapi hari ini, Rabu(18/11) dari pukul 00:00 WIB sampai 18:00 WIB menurut BPPTKG.


1. Periode Pengamatan, Rabu (18/11) Pukul 00:00-06:00 WIB


Meteorologi

Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 15-21 °C, kelembaban udara 72-95 %, dan tekanan udara 567-686 mmHg.

Visual

● Gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 20 m di atas puncak kawah.

● Suara guguran terdengar 3 kali sedang hingga cukup keras pk. 4:45 wib dari Babdan,Jrakah,Kaliurang.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 17, Amplitudo : 3-65 mm, Durasi : 13-122 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 6, Amplitudo : 3-15 mm, Durasi : 9-39 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 44, Amplitudo : 3-26 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, Durasi : 5-14 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 9, Amplitudo : 42-75 mm, Durasi : 16-47 detik)


2. Periode Pengamatan, Rabu (18/11) Pukul 06:00-12:00 WIB


Meteorologi

Cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah, sedang, hingga kencang ke arah barat dan barat laut. Suhu udara 23-31 °C, kelembaban udara 44-69 %, dan tekanan udara 567-687 mmHg.

Visual

● Gunung jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50 m di atas puncak kawah.
● suara gemuruh guguran 1 kali dari Babadan.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 16, Amplitudo : 3-67 mm, Durasi : 11-46 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 15, Amplitudo : 2-8 mm, Durasi : 10-22 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 71, Amplitudo : 2-45 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, Durasi : 5-13 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 7, Amplitudo : 56-75 mm, Durasi : 19-46 detik)
■ Tektonik Jauh
(Jumlah : 1, Amplitudo : 7 mm, S-P : 30 detik, Durasi : 94 detik)


3. Periode Pengamatan, Rabu (18/11) Pukul 12:00-18:00 WIB


Meteorologi

Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 18-24 °C, kelembaban udara 56-69 %, dan tekanan udara 567-686 mmHg.

Visual

● Gunung kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 50 m di atas puncak kawah.
● Suara gemuruh guguran 1 kali dari Babadan.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 17, Amplitudo : 4-65 mm, Durasi : 7-102 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 8, Amplitudo : 2-8 mm, Durasi : 9-24 detik)
■ Low Frekuensi
(Jumlah : 1, Amplitudo : 7 mm, Durasi : 9 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 75, Amplitudo : 2-32 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, Durasi : 5-13 detik)
■ Vulkanik Dangkal
(Jumlah : 9, Amplitudo : 46-75 mm, Durasi : 12-53 detik)

Rekomendasi

1.) Prakiraan daerah bahaya meliputi:
A. Provinsi DIY
a. Kab. Sleman. Kec. Cangkringan: Desa Glagaharjo (Dusun Kalitengah Lor); Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem); Desa Umbulharjo (Dusun Palemsari).

B. Provinsi Jawa Tengah
a. Kab. Magelang. Kecamatan Dukun: Desa Ngargomulyo (Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, Karanganyar); Desa Krinjing (Dusun Trayem, Pugeran, Trono); Desa Paten (Babadan 1, Babadan 2)
b. Kab. Boyolali. Kecamatan Selo: Desa Tlogolele (Dusun Stabelan, Takeran, Belang); Desa Klakah (Dusun Sumber, Bakalan, Bangunsari, Klakah Nduwur); Desa Jrakah (Dusun Jarak, Sepi)
c. Kab. Klaten. Kec. Kemalang: Desa Tegal Mulyo (Dusun Pajekan, Canguk, Sumur); Desa Sidorejo (Dusun Petung, Kembangan, Deles); Desa Balerante (Dusun Sambungrejo, Ngipiksari, Gondang)

2.) Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di G. Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

3.) Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III G. Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak G. Merapi.

4.) Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan G. Merapi yang bisa terjadi setiap saat.

5.) Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan, maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH
DarkLight