Menuju konten utama

Daerah Terdampak Gempa-Tsunami Hari Ini di Sulawesi Utara-Malut

Informasi soal gempa hari ini di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Cek daerah mana saja yang terdampak gempa-tsunami.

Daerah Terdampak Gempa-Tsunami Hari Ini di Sulawesi Utara-Malut
Bangunan mengalami kerusakan akibat gempa di Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Kamis (2/4). Foto/ BPBD Kota Ternate
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Gempa dengan magnitudo 7,6 yang terjadi hari ini, Kamis (2/4/2026) pukul 05.48 WIB di wilayah barat daya Pantai Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara berdampak pada banyak wilayah. BMKG menjelaskan bahwa gempa ini terjadi akibat aktivitas deformasi kerak bumi dan termasuk jenis gempa dangkal.

Dampak gempa bumi yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara dirasakan secara berbeda-beda di sejumlah kota dan kabupaten, sesuai dengan jarak dari episenter dan kondisi lokal.

Daerah yang Terdampak Gempa-Tsunami Sulut-Malut

  • Di Kota Ternate, getaran tergolong sangat kuat dengan intensitas V-VI MMI. Hampir seluruh penduduk merasakan getaran hebat, banyak orang terkejut dan berlari keluar rumah, plester dinding bangunan dan cerobong asap pabrik mengalami kerusakan ringan hingga pecah.
  • Di Ibu, intensitas gempa mencapai V MMI, sehingga hampir semua penduduk terbangun dari tidur dan merasakan guncangan signifikan.
  • Di Manado, intensitas tercatat IV-V MMI, getaran terasa nyata oleh sebagian besar penduduk, banyak orang yang terbangun, dan benda-benda ringan di dalam rumah ikut bergoyang.
  • Di Gorontalo, Bone Bolango, dan Gorontalo Utara, intensitas mencapai III MMI, getaran dirasakan jelas di dalam rumah, meski tidak menimbulkan kerusakan, dan sensasinya mirip seperti ada truk besar yang melintas di dekat bangunan.
  • Di Kabupaten Boalemo dan Pohuwato, intensitas gempa tercatat II-III MMI, getaran hanya dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung di rumah ikut bergoyang.
Gempa yang sempat dinyatakan berpotensi tsunami ini juga menelan korban jiwa. Seorang warga Sulawesi Utara dilaporkan meninggal dunia karena gempa. Selain itu, gempa juga mengakibatkan kerusakan bangunan seperti rumah sakit, gereja, dan lainnya.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani melalui siaran pers resmi BMKG hari ini menyatakan potensi tsunami akibat gempa Sulut dan Malut telah berakhir.

“BMKG menyatakan bahwa Peringatan Dini Tsunami dinyatakan berakhir pada 09.56 WIB. BMKG berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah membantu diseminasi dan melakukan langkah evakuasi secepatnya,” ucap Faisal.

Daftar Wilayah yang Terdampak Gempa-Tsunami Sulut-Malut Hari Ini

BMKG mencatat adanya kenaikan muka air laut (tsunami) di beberapa daerah pesisir, meskipun relatif kecil (di bawah 1 meter). Wilayah tersebut antara lain:

  1. Minahasa Utara: tertinggi kurang lebih 0,75 m (paling signifikan)

  2. Belang: kurang lebih 0,68 m

  3. Sidangoli: kurang lebih 0,35 m

  4. Halmahera Barat: kurang lebih 0,30 m

  5. Gita: kurang lebih 0,24 m

  6. Bitung: kurang lebih 0,20 m

  7. Sitaro: kurang lebih 0,19 m

  8. Kedi: kurang lebih 0,15 m

  9. Bumbulan: kurang lebih 0,13 m
Daerah dengan status SIAGA dan berpotensi terdampak tsunami lebih serius, sehingga perlu evakuasi cepat antara lain:

Maluku Utara:

  • Kota Ternate

  • Halmahera

  • Kota Tidore
Sulawesi Utara:

  • Kota Bitung

  • Minahasa bagian selatan

  • Minahasa Selatan bagian selatan

  • Minahasa Utara bagian selatan
Status WASPADA berarti tetap ada potensi dampak, namun lebih kecil. Masyarakat diminta menjauhi pantai, antara lain di:

  • Kepulauan Sangihe

  • Minahasa Utara bagian utara

  • Bolaang Mongondow bagian selatan
Selain tsunami, gempa juga dirasakan luas di beberapa daerah, yakni:

  • Ternate: sangat kuat (V–VI MMI)

  • Manado: kuat (IV–V MMI)

  • Gorontalo dan sekitarnya: sedang (III MMI)

  • Boalemo dan Pohuwato: lemah (II–III MMI)
Namun, setelah pemantauan, peringatan dini tsunami telah resmi dicabut. Ini menandakan kondisi sudah dinyatakan aman, meski masyarakat tetap diminta waspada terhadap gempa susulan.

Baca juga artikel terkait GEMPA HARI INI atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra