Menuju konten utama

Indodax Respons Dugaan Lenyapnya Dana Member

Indodax temukan indikasi adanya akses ilegal ke akun pengguna, dan bukan berasal dari sistem perusahaan melainkan akibat faktor eksternal.

Indodax Respons Dugaan Lenyapnya Dana Member
Representasi dari Bitcoin dan mata uang kripto lainnya terlihat diantara bendera China pada gambar ilustrasi diambil Senin (27/9/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Florence Lo/Illustration/HP/djo
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Manajemen Indodax buka suara terkait dugaan kehilangan dana yang dialami oleh salah satu penggunanya. Informasi ini sebelumnya beredar di sejumlah platform media sosial dari beberapa akun yang mengaku sebagai member platform perdagangan aset kripto tersebut.

CEO Indodax William Sutanto mengaku memahami isu keamanan akun merupakan hal yang sensitif dan menjadi perhatian utama bagi pengguna platform. Karena itu ia memohon maaf atas kekhawatiran yang muncul akibat beredarnya informasi tersebut.

"Kami memahami perhatian masyarakat dan kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan secara bertanggung jawab dan transparan," ujar William dalam keterangannya, seperti dikutip Antara, Selasa (30/12/2025).

Berdasarkan penelusuran terhadap akun-akun member yang informasinya beredar di media, lanjutnya, Indodax menemukan indikasi adanya akses ilegal ke akun pengguna.

Akses tersebut tidak berasal dari sistem Indodax, melainkan terjadi akibat faktor eksternal, seperti phishing, malware, atau metode social engineering yang menargetkan perangkat maupun kredensial pribadi pengguna.

Sejalan dengan hal tersebut, William menegaskan bahwa aspek keamanan akun terus menjadi fokus perusahaan dan pihaknya berkomitmen untuk mendampingi para member yang terdampak dan menindaklanjuti setiap kasus secara menyeluruh .

Sebagai bagian dari komitmen terhadap perlindungan pengguna, perusahaan akan menghubungi para member terkait secara satu per satu untuk melakukan penelusuran lebih lanjut sesuai dengan kronologi masing-masing kasus.

Selain itu juga membuka ruang komunikasi bagi member lain yang ingin membahas kondisi akun mereka secara lebih detail.

William menyatakan pihaknya secara konsisten mengedukasi pengguna untuk menjaga keamanan akun, antara lain dengan mengaktifkan Two-Factor Authentication (2FA), tidak membagikan data sensitif, menggunakan kata sandi yang kuat dan tidak mudah ditebak, meningkatkan kewaspadaan terhadap tautan mencurigakan, serta memastikan perangkat yang digunakan terbebas dari malware.

"Ke depannya, kami akan terus memperkuat edukasi keamanan bagi pengguna serta memastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara menyeluruh sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan dan kenyamanan seluruh member," ujarnya.

Baca juga artikel terkait INDODAX

tirto.id - Insider
Sumber: Antara
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana