Menuju konten utama

IHSG Melemah ke 8.271, Sektor Non-Siklikal Jadi Beban Terberat

Pelemahan IHSG ditekan 381 saham yang bergerak turun dengan pemberat utama sektor non-siklikal yang koreksi tajam 1,43%.

IHSG Melemah ke 8.271, Sektor Non-Siklikal Jadi Beban Terberat
Layar menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/10/2025). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (27/10) ditutup melemah. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/YU

tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada penutupan perdagangan pekan ini, Jumat (20/2/2026). Indeks terkoreksi tipis 2,314 poin atau 0,03 persen ke level 8.271,767, setelah sebelumnya bertahan di posisi 8.274,08 pada hari kemarin.

Berdasarkan data RTI Business, pelemahan IHSG hari ini ditekan oleh 381 saham yang bergerak turun. Sektor konsumer non-siklikal menjadi pemberat utama (top laggard) dengan koreksi tajam sebesar 1,43 persen.

Sektor properti juga tercatat turun 1,03 persen. Disusul sektor transportasi yang melemah 1,0 persen. Kemudian sektor energi yang mengalami penurunan tipis 0,93 persen dan sektor kesehatan yang turut menurun 0,24 persen.

Pergerakan IHSG sepanjang hari ini juga diwarnai oleh 267 saham menguat dan 171 saham stagnan. Kapitalisasi pasar BEI tercatat sebesar Rp14.970,4 triliun.

Aktivitas perdagangan di bursa tercatat cukup aktif dengan 45,8 miliar saham berpindah tangan melalui 2.905.167 kali transaksi. Sementara nilai jual-beli saham tersebut tercatat mencapai Rp20,39 triliun.

Baca juga artikel terkait IHSG DITUTUP MELEMAH atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Siti Fatimah