Bursa Saham Indonesia

IHSG Diprediksi Menguat, Berikut Daftar Rekomendasi Saham Hari Ini

Reporter: Dwi Aditya Putra - 25 Mei 2022 05:00 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Selama IHSG belum mampu ditutup di atas resisten level terdekat, maka pergerakan IHSG dalam pekan pendek ini terlihat masih berpotensi alami tekanan.
tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada pembukaan perdagangan pagi ini, Rabu (25/5/2022). Posisi IHSG diperkirakan berada pada rentang 6.854 sampai dengan 6.978.

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah pada sesi perdagangan Selasa kemarin. Indeks berada di level 6.914 (+1,07 persen) dari penutupan perdagangan sebelumnya.

CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya mengatakan, kenaikan terjadi dalam pola gerak IHSG pada saat ini masih bersifat teknikal rebound. Sedangkan sentimen dari pergerakan market global maupun regional, masih turut membayangi pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

"Selama IHSG belum mampu ditutup di atas resisten level terdekat, maka pergerakan IHSG dalam pekan pendek ini terlihat masih berpotensi mengalami tekanan," kata dia dalam risetnya, Rabu (25/5/2022).

Meski berpotensi mengalami tekanan jangka pendek, para investor, kata William, masih dapat memanfaatkan momentum fluktuatif harga untuk melakukan trading harian.

Berikut ini beberapa rekomendasi dari Yugen Bertumbuh Sekuritas, untuk saham-saham berpotensi dicermati pada perdagangan hari ini, di antaranya adalah:

- ITMG

- TLKM

- BBRI

- HMSP

- ICBP

- BBNI

- SMGR

- ASRI

Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christoper menambahkan, ada beberapa saham layak dicermati pada perdagangan hari ini. Dia pun masih rekomendasikan saham milik HMSP HM Sampoerna Tbk dengan target price 1.075 - 1.100, tingkat masuk 1.030 - 1.055, dan stop loss 1.020.

"Mengalami koreksi namun masih bertahan di atas level support. Kembali ke rentang tren konsolidasi," katanya.

Selain HMSP, Dennies juga rekomendasikan saham milik PTPP PP Tbk. Menurutnya PTPP masih menarik dicermati dengan target price 950 - 975, tingkat masuk 900 -920, dan stop loss 885.

Candlestick membentuk long white body dengan volume cukup tinggi dan stochastic membentuk goldencross mengindikasikan potensi penguatan," pungkas Dennies.

Disclaimer: Artikel ini merupakan rekomendasi dan analisis saham dari analis sekuritas yang bersangkutan, bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham tertentu. Tirto tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Apabila akan membeli/menjual saham, pelajari lebih teliti dan tiap keputusan ada di tangan investor.


Baca juga artikel terkait IHSG atau tulisan menarik lainnya Dwi Aditya Putra
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Abdul Aziz

DarkLight