Menuju konten utama

IDI: Dokter FKUI Wafat di Lampung Diduga Punya Penyakit Penyerta

Investigasi IDI Lampung mengungkap tidak ditemukan indikasi kerja berlebihan kematian dokter muda tersebut.

IDI: Dokter FKUI Wafat di Lampung Diduga Punya Penyakit Penyerta
Ucapan belasungkawa terhadap dr. M Zulfikar Drakel oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung. ANTARA/HO-IDI Lampung
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Lampung menyatakan kematian dokter magang dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Zulfikar (25), di Kota Metro, diduga akibat penyakit penyerta yang sebelumnya tidak diketahui.

Ketua IDI Lampung, Josi Harnos, mengatakan hasil investigasi tidak ditemukan indikasi kerja berlebihan kematian dokter muda tersebut. IDI juga tak menemukan tanda-tanda kekerasan.

"Jadi, hasil investigasi yang dilakukan menunjukkan tidak ditemukan indikasi overwork atau kerja berlebihan. Kami juga tidak menemukan adanya bullying maupun kekerasan di tempat kerja," kata Josi Harnos, mengutip Antara, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, investigasi dilakukan dengan meminta keterangan dari sesama dokter magang, rumah sakit tempat bertugas, direktur rumah sakit, hingga dokter pendamping.

"Dari hasil penelusuran, ditemukan dugaan adanya penyakit penyerta yang tidak pernah diketahui sebelumnya," ucap Josi.

Di dalam tubuh korban juga terdapat indikasi infeksi. Namun, jenis dan sumber infeksi tidak dapat dipastikan, karena keluarga menolak dilakukan autopsi.

"Ada infeksi, tetapi tidak bisa ditegakkan infeksi apa, di mana, dan seperti apa, karena pihak keluarga menolak dilakukan autopsi. Kami menghormati keputusan keluarga tersebut," katanya.

Ia menambahkan karakter almarhum yang cenderung pendiam serta tinggal terpisah dari rekan-rekan sejawat membuat informasi mengenai kondisi kesehatannya sulit diketahui.

"Sehingga meninggalnya dokter Zulfikar ini tidak bisa disamakan dengan kasus-kasus sebelumnya yang terjadi, karena penyebabnya berbeda," tutur Josi.

Josi menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dokter. Zulfikar yang merupakan dokter magang (internsip).

"Kami juga mengapresiasi keterlibatan Kementerian Kesehatan, Kepolisian, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes), Pengurus Besar IDI, serta Dinas Kesehatan provinsi, dalam proses investigasi," pungkas Josi.

Diketahui, dokter peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) M Zulfikar Drakel meninggal dunia pada 21 Juli 2026 saat menjalani masa pengabdian di RSUD Sukadana, Lampung Timur.

Baca juga artikel terkait DOKTER

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama