Menuju konten utama

Halloween dari Kapan Sampai Kapan dan Apakah Libur?

Cari tahu Halloween dari kapan sampai kapan dirayakan serta bagaimana sejarahnya hingga menjadi salah satu perayaan yang sangat populer seperti sekarang.

Halloween dari Kapan Sampai Kapan dan Apakah Libur?
Ilustrasi Halloween. foto/istockphoto

tirto.id - Halloween dari kapan sampai kapan? Hal ini sering menjadi pertanyaan banyak orang. Suasana Halloween memang mulai terlihat ketika sudah memasuki Oktober. Namun, puncak perayaan umumnya dilakukan di akhir bulan dengan berbagai kegiatan seperti pesta kostum.

Halloween menjadi salah satu tradisi Barat yang diikuti oleh banyak orang di Indonesia. Untuk mengetahui Halloween dari kapan sampai kapan, maka kita pun harus tahu bagaimana asal-usulnya.

Dikutip dari laman History, sejarah peringatan Halloween bermula dari sebuah festival kuno Celtic yang dikenal sebagai Samhain. Festival ini diperingati oleh suku Celt kira‑kira dua ribu tahun lalu di wilayah yang sekarang menjadi Irlandia, Britania Raya, hingga Prancis.

Festival ini menandai akhir musim panas dan panen, sekaligus memasuki musim dingin yang gelap, musim yang kerap dihubungkan dengan kematian dan dunia roh.

Pada malam sebelum tahun baru mereka (yang jatuh pada 1 November), dipercayai bahwa batas antara dunia orang hidup dan orang mati menjadi kabur sehingga roh‑roh diyakini kembali ke bumi.

Untuk menghadapinya, mereka membuat api unggun besar dan orang‑orang memakai kostum, selain sebagai penyamaran, kostum ini juga dikenakan untuk menaku-nakuti para arwah.

Seiring berjalannya waktu, ritual ini mulai menyatu dengan festival Romawi. Lalu di sekitar abad ke-8, Paus Gregorius IV diyakini mencoba menggantikan festival pagan tersebut dengan hari raya yang terkait dengan gereja.

Paus pun menetapkan tanggal 1 November sebagai All Saints' Day (All Hallows), dan malam sebelumnya dikenal sebagai All Hallows Eve. Dari sinilah nama Halloween berasal.

Imigran Irlandia dan Skotlandia membawa perayaan ini ke Amerika Serikat mulai sekitar abad ke‑19. Perayaan pun terus berkembang hingga menjadi sebuah tradisi yang lebih bersifat modern, seperti pesta kostum hingga trick‑or‑treat.

Dengan demikian, perayaan Halloween yang kita kenal sekarang, yang identik dengan labu, kostum seram, dan tumpukan permen, adalah hasil evolusi panjang dari tradisi pagan, Romawi, gereja, hingga budaya Amerika modern.

Halloween dari Kapan Sampai Kapan

Ilustrasi halloween

Ilustrasi Halloween. FOTO/iStcokphoto

Oktober selalu identik dengan Halloween. Saat memasuki bulan ini, banyak tempat publik seperti pusat perbelanjaan yang memasang dekorasi khas Halloween. Meski sangat populer, masih ada sebagian orang yang belum paham tentang kapan sebenarnya Halloween dirayakan.

Berdasarkan sejarahnya, Halloween diperingati di malam tahun baru bangsa Celtic atau malam sebelum All Saint’s Day, yaitu pada 31 Oktober. Jadi, Halloween dari kapan sampai kapan? Halloween sebenarnya hanya dirayakan 1 hari saja, atau tepatnya satu malam di tanggal 31 Oktober.

Walau begitu, suasana Halloween biasanya sudah mulai terasa begitu memasuki bulan Oktober. Aktivitas seperti mendekorasi rumah, membuat kostum, hingga menyiapkan acara bertema horor biasanya berlangsung selama beberapa hari hingga minggu sebelum malam puncak di akhir bulan.

Barulah pada tanggal 31 Oktober malam, Halloween dirayakan dengan berbagai kegiatan, misalnya anak-anak melakukan tradisi “trick-or-treat”, mengadakan pesta kostum, atau acara lain yang digelar oleh komunitas tertentu.

Di pihak lain, Halloween juga menjadi penanda dimulainya Allhallowtide, yaitu periode tiga hari (triduum) dalam tradisi Katolik yang didedikasikan untuk mengenang orang-orang yang telah meninggal.

Secara garis besar, tiga hari ini diawali dengan All Hallows’ Eve (31 Oktober malam), diikuti oleh All Hallows’ atau All Saints’ Day pada 1 November, dan diakhiri dengan All Souls’ Day pada 2 November.

Apakah Halloween Hari Libur?

Ilustrasi halloween

Ilustrasi Halloween. Getty Images/iStockphoto

Halloween merupakan sebuah momen yang umum dirayakan di luar negeri maupun di Indonesia. Saking populernya, tak sedikit orang yang bertanya-tanya apakah Halloween termasuk salah satu hari libur nasional.

Di Indonesia, Halloween sudah pasti tidak termasuk hari libur karena perayaan ini hanya dianggap sebagai tradisi yang tidak berkaitan dengan sejarah negara, hari penting dengan makna khusus, atau hari besar keagamaan.

Meski nama Halloween sendiri berasal dari All Hallows’ Eve yang disebarkan oleh gereja Katolik, perayaan Halloween di sebagian besar negara (termasuk di Indonesia) lebih bersifat sekuler atau non-religius.

Halloween yang identik dengan hantu dan hal-hal seram juga tidak memiliki pengakuan resmi dari denominasi Kristen mana pun. Hal ini menegaskan bahwa status Halloween lebih tepat disebut sebagai perayaan sosial dan budaya.

Jadi, baik di Indonesia maupun di luar negeri seperti Amerika Serikat, Halloween bukan termasuk hari libur nasional. Para pekerja pun tidak akan mendapat kompensasi khusus saat Halloween sehingga mereka tetap bekerja seperti biasa.

Ilustrasi pesta Halloween

Ilustrasi Pesta Halloween. foto/istockphoto

Demikian penjelasan untuk menjawab pertanyaan perayaan Halloween dari kapan sampai kapan. Meski hanya dirayakan semalam dan bukan termasuk hari libur, tak bisa dipungkiri bahwa Halloween menjadi salah satu perayaan yang sangat populer di dunia.

Walau berakar pada tradisi pagan dan berkaitan dengan peringatan keagamaan All Saint’s Day, Halloween lebih dikenal sebagai sebuah perayaan yang bersifat sekuler dengan tujuan bersenang-senang.

Ingin tahu lebih banyak tentang Halloween? Temukan berbagai inspirasi acara, busana, ucapan, hingga sejarah Halloween di tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel tentang Halloween

Baca juga artikel terkait HALLOWEEN atau tulisan lainnya dari Erika Erilia

tirto.id - Edusains
Kontributor: Erika Erilia
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani