tirto.id - Polres Tangerang Selatan mengungkapkan Guru SD Yayat Priatna diduga melakukan pelecehan seksual pada murid laki-laki dengan mengiming-imingi mereka uang. Usai melecehkan para murid, Yayat memberikan uang dengan besaran antara Rp5.000 sampai Rp10.000.
Kepolisian juga menyatakan Yayat selalu melakukan aksinya di lingkungan sekolah.
Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan, menyebut sejauh ini diketahui ada sembilan korban yang melapor secara resmi. Namun, dari identifikasi yang dilakukan tim penyelidik bahwa korban berjumlah 16 dan masih terus didalami apakah akan bertambah.
"Dari hasil pemeriksaan kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap 16 saksi, di mana ada 8 korban, kemudian 8 orang tua korban dari pihak sekolah maupun dari pihak UPTD PPA," tutur Wira kepada wartawan, dikutip Rabu (21/1/2026).
Menurut Wira, Yayat mengaku sudah melakukan kejahatannya sejak 2023. Selain itu, tersangka kerap mengunggah foto sejumlah anak di media sosialnya.
"Kami juga sudah lakukan penyitaan terhadap media sosial terduga pelaku, di mana media sosial ini mem-posting beberapa foto-foto anak-anak. Kami lakukan penyitaan, kami lakukan penguncian terhadap media sosial untuk kepentingan anak," ucap Wira.
Wira mengatakan bahwa Yayat juga akan menjalani pemeriksaan psikologis. Sementara itu, seluruh korban akan mendapat pendampingan dengan bekerja sama UPTD PPA, Dinas Pendidikan Kota Tangsel, Kementerian PPA, dan KPAI.
Sebagai informasi, kepolisian menangkap Yayat pada Senin (19/1/2026) sekira pukul 19.00 WIB di kediamannya di wilayah Kecamatan Ciputat.
“Kami terima laporan sekira pukul 15.00 WIB, selanjutnya kami lakukan pemeriksaan secara berkala dan sekitar pukul 19.00 WIB kami sudah amankan pelakunya,” kata tutur Wira.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































