tirto.id - Band legendaris asal Los Angeles, Guns N Roses, akan kembali mengadakan konser di Indonesia untuk kali ketiga. Kabar ini disampaikan oleh Rajawali Indonesia selaku promotor, pada acara konferensi pers, Jumat (26/6).
Sebelumnya, band yang beranggotakan Axl Rose (vokal), Slash (gitar), Duff McKagan (bass), Dizzy Reed (keyboard), Richard Fortus (gitar), Melissa Reese (synth), dan Isaac Carpenter (drum), pernah konser di Indonesia pada 2012 dan 2018.
Kini setelah delapan tahun berselang, band yang dibentuk pada 1985 ini akan mengadakan konser yang bertempat di Stadion Madya, GBK, Jakarta, pada 21 November 2026.
“Konser ini dalam rangkaian tur dunia mereka. Di Asia Tenggara, konsernya hanya di Singapura dan Jakarta,” ujar pendiri Rajawali Indonesia, Anas S. Alimi.
Menurut Tovic Raharja selaku Direktur Rajawali Indonesia, konser ini adalah salah satu proyek terbesar mereka sepanjang 2026. Sebagai promotor, mereka sudah memastikan semuanya berjalan dengan sesuai standar yang diminta oleh band.
Selain itu, ujar Tovic, semua band internasional yang pernah dibawa oleh Rajawali Indonesia, punya tantangannya masing-masing. Sebelum mengontak Guns N Roses, promotor yang juga mengadakan Jogjarockarta dan Prambanan Jazz Festival ini, sudah memastikan semua sesuai standar band kelas dunia. Mulai dari logistik, infrastruktur, hingga produksi.
“Kami sudah memastikan standar produksi, kemudian operasional, dan karena ini jadi bagian tur yang besar, jadi ada hal-hal yang sangat kompleks,” ujar Tovic. “Tapi kami semangat karena bisa menghadirkan Guns N Roses kembali setelah delapan tahun.”
Konser ini juga didukung oleh Bale by BTN sebagai salah satu sponsor. Menurut Thomas Wahyudi, SEVP Digital Business BTN, sejak dua tahun lalu, BTN menyadari bahwa lifestyle adalah salah satu sektor yang banyak berisikan orang-orang muda dan kelas menengah yang menjadi karakter nasabah mereka.
Thomas juga menyebut pilihan membawa Guns N Roses ini menarik, karena mereka sudah 50 tahun berkarya. Mereka sudah menjadi bagian dari budaya dunia. BTN juga ingin masuk ke dalam konser-konser kelas dunia yang diadakan di Indonesia. Selain itu, mereka juga menyadari bahwa satu event kelas dunia pasti punya multiplier efek bagi ekonomi.
“Jadi kami juga mengharapkan konser ini juga membawa dampak baik bagi masyarakat,” jelasnya.
Untuk konser ini, BTN juga akan memberi promo menarik, yakni diskon pembelian tiket di situs mereka hingga 40 persen.
Sampai hari ini, Rajawali Indonesia belum memberikan range harga tiket secara pasti. Namun Anas menyebut akan ada tujuh kelas, yakni Tribun A, B, C, lalu Festival A, B, C, dan VIP. Untuk harga tiket akan mulai dibanderol dari harga Rp1 jutaan hingga 5 jutaan.
Untuk penjualan tiket, akan ada tiga tahapan. Pertama, Nightrain Fan Club Presale yang akan mulai dijual 2 Juli 2026. Lalu disusul oleh Bale by BTN Presale, pada 16 Juli. Dan General Sale yang akan dibuka pada 30 Juli.
Anas menyebut tiket yang dijual akan sejumlah kapasitas Stadion Madya, yakni sekitar 20.000 - 25.000 lembar.
“Jadi lebih intim, dan tiket yang dijual lebih terbatas. Jadi jangan sampai kehabisan,” tutup Anas. []
Editor: Nuran Wibisono
Masuk tirto.id






























