Menuju konten utama

Golkar Kirim 150 Kader AMPG Bantu Penanganan Bencana Sumatra

Relawan AMPG akan fokus merehabilitasi fasilitas umum menjelang hari besar keagamaan di Sumatra.

Golkar Kirim 150 Kader AMPG Bantu Penanganan Bencana Sumatra
Warga memanggul barang-barang miliknya saat melintas di area banjir bandang dan longsor di Kelurahan Huta Nabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Rabu (3/12/2025). Berdasarkan data dari BNPB hingga Rabu (3/12)) jumlah korban meninggal akibat bencana banjir bandang dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebanyak 807 jiwa, 647 jiwa orang hilang dan korban luka sebanyak 2.600 jiwa. ANTARA FOTO/Yudi Manar/Lmo/nz

tirto.id - Sebanyak 150 personel Satgas Tanggap Bencana dari Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) akan diberangkatkan ke Sumatra untuk membantu penanganan bencana. Mereka akan berada di Sumatra hingga akhir Desember, dengan fokus khusus pada rehabilitasi fasilitas umum menjelang hari besar keagamaan.

"InsyaAllah hari Senin kami akan berangkatkan lagi sekitar 150 orang, dan mereka akan berada di lokasi sampai 20 Desember. Kami juga akan membersihkan rumah-rumah ibadah. Sebentar lagi masyarakat akan mempersiapkan Natal dan Tahun Baru, jadi kita akan membantu pembersihan gereja dan juga masjid," kata Ketua Umum PP AMPG, Said Aldi Al Idrus, di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Jumat (5/12/2025).

Ke-150 orang ini telah mengikuti pendidikan dan pelatihan tanggap darurat dan akan menggantikan kader AMPG yang sudah lebih dulu berada di Sumatra.

Para peserta dibekali berbagai kemampuan teknis lapangan yang krusial. Materi pelatihan dirancang agar relawan tidak hanya hadir, tetapi mampu bekerja efektif membuka akses di daerah terisolir dan mendirikan fasilitas darurat bagi pengungsi.

"Untuk pelatihan, sifatnya dasar: bagaimana membuka dapur umum, membersihkan puing, menyelamatkan diri dan orang lain, serta membantu di tempat-tempat yang masih berisiko runtuh," jelas Said.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, M. Sarmuji, mengatakan pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan persiapan taktis untuk respons darurat.

Satgas yang telah digembleng dalam diklat ini dipersiapkan untuk melakukan rotasi personel di lapangan, menggantikan tim pendahulu yang telah bekerja keras sejak awal bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Selain kesiapan sumber daya manusia melalui diklat, Partai Golkar juga memastikan dukungan logistik dan pendanaan yang kuat untuk operasi kemanusiaan ini.

Bantuan miliaran rupiah telah disiapkan untuk tahap lanjutan, melengkapi inisiatif para kader di daerah yang telah bergerak mandiri mendirikan posko bantuan.

"Untuk bantuan dari DPP saja, tahap pertama sebesar Rp3 miliar sudah berjalan. Sekarang sudah terkumpul sekitar Rp4,7 miliar lagi yang akan segera kita salurkan. Di luar itu, anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI terutama dari dapil terdekat dan terdampak sudah membuka posko masing-masing, dan kami backup untuk penyaluran bantuannya," jelas Sarmuji.

Baca juga artikel terkait BENCANA atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Sosial Budaya
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Bayu Septianto