Menuju konten utama

GITEX ASIA 2025 Hadirkan Lensa Kontak Pintar Hingga Robot

GITEX ASIA 2025 hadirkan beragam inovasi teknologi global, jadi panggung kolaborasi startup, korporasi, dan pemimpin industri di Asia.

GITEX ASIA 2025 Hadirkan Lensa Kontak Pintar Hingga Robot
Hari ketiga pergelaran GITEX ASIA 2025 di Marina Bay Sands, Singapura, Jumat (25/4/2025). tirto.id/Dwi Ayuningtyas

tirto.id - GITEX ASIA 2025 menjadi panggung bagi ribuan inovator, perusahaan teknologi, startup, hingga pemangku kepentingan dari seluruh dunia. Sebagai ajang perdana, GITEX ASIA 2025 telah berhasil menarik perhatian yang sangat besar, membuktikan bahwa permintaan akan platform teknologi terkemuka di Asia sangatlah tinggi.

Salah satu perusahaan startup yang memiliki ide inovasi brilian adalah XPANCEO. Perusahaan deep tech yang mengembangkan komputasi generasi berikutnya yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab (UAE).

XPANCEO hadir dengan visi futuristik untuk mengintegrasikan dunia digital dengan pengalaman visual manusia secara alami. Produk utama mereka adalah lensa kontak pintar yang dirancang agar tidak terlihat dan terasa ringan seperti penglihatan alami.

Menurut Communication Manager XPANCEO, Tatiana Feoktistova, lensa kontak ini tidak hanya berfungsi untuk koreksi penglihatan (seperti rabun jauh atau dekat) dan koreksi warna untuk penderita buta warna, tetapi juga memiliki potensi lebih jauh. Lensa ini dilengkapi dengan sensor yang dapat mengukur indikator kesehatan dari air mata, seperti kadar glukosa dan vitamin.

“Lensa ini (dirancang) untuk nyaman dipakai. Alat ini bisa mengukur indikator kesehatan dari mata melalui air mata. Memungkinkan untuk mengukur kadar glukosa. Juga memungkinkan untuk mengukur kadar vitamin dengan rekaman yang dapat disimpan,” jelas Tatiana pada perhelatan GITEX ASIA 2025 di Marina Bay Sands, Jumat (25/4/2024).

XPANCEO juga mengembangkan prototipe dengan kemampuan proyeksi gambar dan sistem daya yang efisien. Lensa kontak ini bahkan berpotensi memanfaatkan energi dari kedipan mata dan sel surya.

Saat ini, lensa kontak XPANCEO masih dalam tahap pengembangan dan uji klinis yang cukup kompleks. Diharapkan produk prototipe final mereka dapat selesai akhir tahun depan dan secara komersial dapat digunakan pada tahun 2030.

Sebagai informasi, XPANCEO merupakan salah satu startup yang mendapatkan pendanaan melalui Dubai Chamber Digital. Mereka berhasil menggalang dana setara 40 juta dolar AS pada putaran pendanaan formal perdananya (seed round).

Selain XPANCEO, perusahaan yang menghadirkan produk inovatif lainnya adalah WAIYS dengan humanoid robot mereka bernama Ameca. Perusahaan Jerman-Norwegia tersebut menawarkan berbagai solusi perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan (AI).

“Robot ini (Ameca) memiliki banyak kemampuan, potensi pengembangan, serta dukungan investor, dan seperti yang Anda lihat, dapat berinteraksi dalam percakapan dengan sangat lancar," ungkap Bjorn Erik Mai, Business Development Advisor WAiYS pada Jumat.

Ia menjelaskan bahwa robot ini pada dasarnya adalah platform yang kemudian mereka bangunkan 'otaknya'. Menggunakan teknologi komputer (PC) sederhana dan diintegrasikan dengan beragam perangkat lunak berbasis AI yang dikembangkan oleh WAIYS.

Setidaknya terdapat empat solusi AI, yakni PA.WAIYS untuk asisten pribadi, HOST.WAIYS untuk produktivitas di sektor perhotelan, LEGAL.WAIYS untuk efisiensi di sektor hukum, dan IDENT.WAIYS untuk analisa dan identifikasi data. Jadi dapat dikatakan model bisnis WAIYS tidak berpusat pada humanoid robot, tetapi layanan berlangganan untuk platform mereka.

Kehadiran XPANCEO dengan visi revolusioner lensa kontak pintar dan WAIYS dengan pendekatan integratif AI melalui robot humanoid dan solusi perangkat lunak, hanyalah sebagian kecil dari potensi besar yang dipamerkan. Ajang menjadi katalisator bagi kolaborasi dan inovasi lebih lanjut di masa depan, khususnya di kawasan Asia yang terus berkembang pesat.

Baca juga artikel terkait PAMERAN TEKNOLOGI atau tulisan lainnya dari Dwi Ayuningtyas

tirto.id - Byte
Penulis: Dwi Ayuningtyas
Editor: Nuran Wibisono