tirto.id - Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono menghadiri penyerahan dukungan ESQ Group kepada Sekolah Rakyat dalam acara The Amazing You + AI ke-6: Unlock Your Power di ICE BSD City, Tangerang, Sabtu (20/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ESQ Group menyerahkan secara simbolis 35 beasiswa pendidikan tinggi bagi siswa Sekolah Rakyat di Universitas Ary Ginanjar (UAG) dan ESQ Business School. Selain itu, tujuh siswa terpilih juga diumumkan mendapat kesempatan bekerja di ESQ Group berdasarkan hasil pemetaan bakat dan potensi yang dimiliki.
Acara tersebut turut dimeriahkan penampilan seni dari sejumlah perwakilan siswa Sekolah Rakyat, yakni SRMA 9 Jakarta Timur, SRMA 10 Jakarta Timur, SRMA 33 Tangerang Selatan, SRT 43 Bekasi, dan SRMA 13 Bekasi.
Dalam sambutannya, Agus Jabo menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan.
"Saya memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada saudara-saudara semua yang sudah mengantarkan anak-anak bersekolah di Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat adalah program Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memutus transmisi kemiskinan," ujar Agus Jabo.
Menurutnya, Sekolah Rakyat memberikan peluang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengembangkan potensi, meraih cita-cita, serta meningkatkan taraf hidup keluarga.
"Anak-anak di Sekolah Rakyat sedang diberikan jembatan emas untuk mewujudkan cita-cita mereka. Wujudkan cita-cita kalian supaya orang tua bangga, Pak Presiden bangga, dan seluruh rakyat Indonesia bangga karena kalian menjadi anak-anak yang hebat," tambahnya.
Agus Jabo menjelaskan, keberhasilan penyelenggaraan Sekolah Rakyat tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, hingga para mitra.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pendiri ESQ Group Ary Ginanjar atas dukungan yang diberikan sejak awal pelaksanaan program Sekolah Rakyat.
"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Ary Ginanjar yang sudah mengawal sejak awal berdirinya Sekolah Rakyat," kata Agus Jabo.
Lebih lanjut, Agus Jabo berharap kerja sama antara pemerintah dan berbagai pihak dapat terus diperkuat agar lulusan Sekolah Rakyat memiliki akses untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
"Kami mohon sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak agar anak-anak kita setelah lulus dapat melanjutkan pendidikan maupun bekerja secara bermartabat sehingga mampu menggraduasi keluarganya," ujarnya.
Sementara itu, Pendiri ESQ Group Ary Ginanjar menyampaikan bahwa dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
"Karena ayah saya dahulu lahir tanpa pernah mengenal ayahnya. Saat beliau berusia tujuh tahun, ibunya meninggal dunia. Setiap kali saya melihat anak-anak kurang mampu, hati saya selalu tergerak," ujar Ary.
Dalam kegiatan tersebut, siswa Sekolah Rakyat juga mengikuti Tes DNA Talent untuk membantu mengenali potensi diri. Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) turut diperkenalkan sebagai bagian dari pengembangan bakat siswa.
Salah satu penerima beasiswa, Nurholis Fauzi dari SRMA 9 Jakarta Timur, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti program tersebut. Ia akan melanjutkan studi di Program Sastra Inggris UAG.
“Saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih atas kesempatan mengikuti tes DNA talent secara gratis. Ini membantu kami lebih mengenal potensi diri dan menambah rasa percaya diri,” ujarnya.
Dukungan berupa beasiswa, pemetaan talenta, serta peluang kerja tersebut diharapkan dapat membantu siswa Sekolah Rakyat mempersiapkan masa depan, baik melalui pendidikan lanjutan maupun kesiapan memasuki dunia kerja sesuai dengan potensi masing-masing.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id




























