tirto.id - Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, menyatakan bahwa Timnas Indonesia sangat mempersiapkan pertandingan melawan Cina pada Kamis, 5 Juni 2025. Dia optimistis Indonesia akan merebut skor tinggi di atas Cina.
“Kemarin kan kita siapkan sebaik-baiknya karena ini kan pertandingan yang sangat penting,” ungkap Erick di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (2/6/2025).
Dia mengaku, memenangkan pertandingan atas Cina menjadi hal yang penting karena akan bertemu dengan Australia atau Arab Saudi nantinya. Erick optimistis bahwa Timnas Indonesia akan menang telak atas Cina.
“Artinya, lawan Cina juga sangat penting, untuk kita bisa mendapatkan poin sepenuhnya. Karena hitung-hitungannya kan masih ada pertandingan Australia, Saudi dengan negara-negara lain, jadi ya semua ini harus kita dapatkan,” ujar Erick.
Diketahui, Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert akan menghadapi Cina dalam laga matchday 9 ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis 5 Juni pukul 20.45 WIB.
Kemenangan akan dibidik untuk menjaga harapan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Tambahan tiga poin tentunya juga sangat berguna dalam membantu Thom Haye dan kolega menapak naik di ranking FIFA.
Penambahan atau pengurangan jumlah poin saat FIFA Matchday tentu bergantung pada ranking tim yang saling bertanding. Apabila tim dengan ranking lebih rendah bisa menang dari tim yang posisinya lebih tinggi, tim tersebut akan mendapatkan poin lebih banyak. Begitu juga dengan sebaliknya.
Saat ini dalam ranking FIFA per 3 April 2025, Indonesia menempati posisi 123 dengan 1.142,92 poin. Dibandingkan sebelumnya, Indonesia mengalami peningkatan yakni naik empat anak tangga.
Sementara itu Cina ada di posisi lebih bagus tepatnya di ranking 94 dengan 1.250,95 poin. Tapi Cina sendiri mengalami penurunan empat anak tangga dibandingkan ranking sebelumnya.
Artinya saat ini antara Indonesia dengan Cina terpaut 29 anak tangga. Secara poin, dua negara tersebut berselisih 108,03 poin.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id

































