Menuju konten utama

Hendarsam Sebut Penunjukannya Jadi Dirjen Imigrasi Agak Sensitif

Soal ditunjuk Prabowo jadi Dirjen Imigrasi saat seleksi masih berlangsung, Hendarsam menyebut ia tak bisa menjawab karena agak sensitif.

Hendarsam Sebut Penunjukannya Jadi Dirjen Imigrasi Agak Sensitif
Dirjen Imigrasi, Hendarsam Marantoko, di Gedung Kementerian Imipas, Rabu (1/4/2026). tirto.id/Umay

tirto.id - Hendarsam Marantoko enggan membahas soal penunjukkannya sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi pada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di tengah proses seleksi jabatan tinggi tersebut tengah berlangsung.

Dia menyebut, hal ini agak sensitif dan enggan menjawab serta membahas polemik tersebut. Kata Hendarsam, penunjukkannya ini akan dibahas oleh bagian Humas Dirjen Imigrasi.

"Agak sensitif tapi saya tidak bisa jawab, saya tidak akan berpolemik masalah itu. Mungkin nanti ditanyakan kepada bagian humas ya bahwa Bapak Presiden sudah menunjuk saya pada tanggal 29 Desember 2025, Keppresnya sudah keluar dan nanti bagian humas yang akan menjelaskan," kata Hendarsam kepada wartawan usai dilantik di Gedung Kementerian Imipas, Rabu (1/4/2026).

Hendarsam mengaku akan langsung bekerja usai dilantik dan mengemban jabatan Dirjen Imigrasi. Pria yang berlatar belakang sebagai advokat ini, juga enggan terlibat dalam polemik yang berkembang di masyarakat soal penunjukkannya.

"Saya fokus bekerja dan tidak akan masuk ke dalam apapun itu polemik itu tadi ya kan. Hari ini langsung dari sini saya langsung bekerja," ujar Hendarsam.

Diketahui, penunjukkan Hendarsam sebagai Dirjen Imigrasi menimbulkan sejumlah pertanyaan. Pasalnya, Presiden Prabowo menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 187/TPA Tahun 2025 tentang penunjukkan Hendarsam di tengah proses seleksi terbuka Dirjen Imigrasi tengah berlangsung.

Dengan adanya Keppres tersebut, seleksi terbuka yang telah memasuki gelombang kedua tersebut berhenti di tengah jalan. Semula, gelombang pertama seleksi posisi Dirjen Imigrasi digelar pada 22 Juli 2025 hingga 23 September 2025. Kala itu, peserta seleksi atas nama Yuldi Yusman, Ibnu Ismoyo, dan Ahmad Purbaja terpilih.

Kemudian, seleksi kembali dibuka untuk gelombang kedua pada 9 Maret 2026. Seharusnya, seleksi gelombang kedua berlangsung hingga 27 Maret 2026. Namun, seleksi ini dibatalkan setelah adanya ketetapan keppres penunjukkan Hendarsam.

Sementara, Hendarsam merupakan advokat yang dekat dengan Presiden RI Prabowo Subianto, dia tercatat pernah menjabat sebagai salah satu Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Hukum.

Selain itu, Hendarsam juga tercatat pernah menjadi Komisaris Independen di salah satu BUMN dan menjadi tenaga ahli Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Baca juga artikel terkait DIRJEN IMIGRASI atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Dipna Videlia Putsanra