tirto.id - Polisi mengonfirmasi adanya upaya pembakaran sebuah toko emas yang dilakukan perempuan berinsial S (45) di Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pelaku sudah dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan.
Kapolres Makassar, Kombes Arya Perdana Putra, mengatakan S mengakui berniat membakar ke toko emas tersebut. Pembakaran tersebut dilakukan dengan melempar molotov ke arah toko emas.
"Pembakaran tepatnya. (Pelakunya) betul ibu-ibu. Cuma sendirian ya (melakukan pembakarannya)," kata Arya saat dikonfirmasi reporter Tirto, Kamis (12/2/2026).
Dia menerangkan sejauh ini pelaku bukanlah komplotan perampok. Namun, masih didalami terkait dengan yang melatarbelakangi keberaniannya melempar molotov hingga membakar toko emas itu. Tak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi pada pukul 14.00 waktu setempat itu.
"Percobaan pencurian tepatnya. Engga ada korban," tutur Arya.
Arya mengatakan S mencoba mencuri emas senilai lebih dari Rp1 miliar. Polisi juga menyita barang bukti botol berisi bensin yang digunakan untuk membakar toko.
"Barang bukti di toko yang ingin dicuri tersangka perhiasan emas dengan total nilai di atas Rp1 miliar," ungkap Arya.

Motif awal S diduga karena terlilit utang. Saat ini, polisi masih menyelidiki modus lain tersangka yang nekat merampok toko emas. Sementara ini, aksi perampokan masih dilakukan S seorang diri, tanpa bantuan pihak lain.
Penampilan Pelaku Tak Mencurigakan
Awal, pedagang emas kaki lima, mengatakan dirinya melihat S datang seorang diri ke toko dengan penampilan yang tidak mencurigakan. Saat itu, Awal tengah mangkal di depan toko emas.
Saat berada di depan etalase, Awal mendengar suara teriakan. Tiba-tiba, muncul kobaran api di atas etalase yang memajang emas jualan Toko Logam Mulia.
"Saat kami memadamkan api, pelaku langsung lari, tetapi dia (pelaku S) berhasil diringkus warga tidak jauh dari toko emas, sebelumnya kami tidak curiga karena berpenampilan rapi," ujar Awal.
Saat ini, Polrestabes Makassar mengintensifkan pengamanan di sekitar lokasi. Usai insiden ini, pemilik toko Logam Mulia memilih menutup tokonya, sementara toko emas lainnya tetap buka seperti hari biasanya.
Kontributor: MN Abdurrahman
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id

































