Menuju konten utama

Didominasi Batubara, Volume Angkutan Barang KAI Naik 12% pada 2021

Volume angkutan barang PT KAI (Persero) menunjukkan kenaikan 12,7 persen dengan didominasi angkutan batu bara.

Didominasi Batubara, Volume Angkutan Barang KAI Naik 12% pada 2021
Pekerja mendata peti kemas di kereta api logistik, Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (28/9/2021). ANTARA FOTO/Didik Suhartono/rwa.

tirto.id - Kinerja angkutan barang PT Kereta Api Indonesia (Persero) di tahun 2021 menunjukkan catatan positif. Pada 2021, KAI mengangkut sebanyak 50,9 juta ton barang, naik 12,7 persen dibanding tahun 2020 sebanyak 45,1 juta ton barang.

“Pada 2021, dimana pandemi Covid-19 masih mewabah, KAI terus mengoptimalkan angkutan barang dengan cara terus berkolaborasi, melakukan rekayasa pola operasi, serta mencari mitra-mitra baru. Peningkatan kinerja angkutan barang KAI juga dipicu oleh perekonomian yang semakin membaik,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus kepada wartawan, Rabu (12/1/2022).

Angkutan batubara masih menjadi andalan KAI di sektor logistik pada 2021 dengan total angkutan 39,2 juta ton atau 77,1 persen dari total angkutan barang KAI.

Komoditas lain yang turut berkontribusi terhadap angkutan barang KAI pada 2021 yaitu angkutan peti kemas dengan volume total 4,1 juta ton atau 8 persen dari total angkutan barang KAI dan angkutan semen dengan volume total 3,4 juta ton atau 6,8 persen dari total angkutan barang KAI.

Batubara tidak hanya mendominasi angkutan barang KAI, namun juga merupakan komoditas yang mengalami persentase peningkatan tertinggi, yakni naik 18 persen dibanding 2020 sebanyak 33,3 juta ton. Peningkatan volume juga tercapai pada komoditas BBM dimana pada 2021 terdapat 2,2 juta ton, naik 7 persen dibanding pada 2020 sebanyak 2,1 juta ton.

“Kinerja angkutan barang KAI yang semakin baik ini merupakan capaian yang sangat penting bagi KAI untuk keberlangsungan perusahaan di tengah pandemi Covid-19,” kata Joni.

Inovasi-inovasi yang dilakukan KAI di sektor angkutan barang pada 2021 di antaranya terkoneksinya jalur kereta api ke Pelabuhan Tanjung Perak serta pengikatan kerja sama angkutan logistik antara KAI dengan sejumlah BUMN ataupun swasta.

Pada 2021, KAI tidak hanya mengangkut barang secara komersial, namun juga menggratiskan angkutan oksigen dengan total sebanyak 202 ton untuk keperluan kesehatan. Pengiriman oksigen secara cuma-cuma tersebut sebagai bentuk dukungan KAI kepada masyarakat dan pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Joni mengatakan, di tahun 2022 ini, bisnis KAI tetap bertumpu pada angkutan barang, di samping tetap terus memulihkan sektor angkutan penumpang. KAI juga optimistis dapat menumbuhkan kinerja di sektor optimalisasi aset untuk menopang kinerja KAI secara berkesinambungan.

Baca juga artikel terkait PT KAI atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Bisnis
Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Maya Saputri