Menuju konten utama

Dampak Hujan Badai Semarang: 105 Rumah Rusak & 86 Pohon Tumbang

Hujan angin yang mengakibatkan pohon tumbang tidak hanya di area permukiman, melainkan di jalan utama yang ramai dilalui pengendara.

Dampak Hujan Badai Semarang: 105 Rumah Rusak & 86 Pohon Tumbang
Pohon tumbang menimpa sebuah mobil saat hujan angin di Kota Semarang, Rabu (4/3/2026) sore. Foto/Dok. BPBD

tirto.id - Hujan lebat disertai angin kencang melanda sebagian besar wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (4/3/2026) sore hingga malam. Bencana hidrometeorologi itu menyebabkan beberapa area terdampak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto mengatakan, kerusakan cukup banyak karena tidak hanya hujan, melainkan ada angin puting beliung.

"Dampaknya ada 105 rumah atau bangunan rusak dan 86 pohon tumbang," jelas Endro, berdasarkan update data per Kamis (5/3/2026) pagi.

Kerusakan bangunan dan pohon tumbang tersebar di berbagai kecamatan.

Kecamatan Semarang Barat paling banyak titik terdampak. Rinciannya, 34 titik di Kelurahan Bongsari, 13 titik di Manyaran, masing-masing 4 titik di Ngemplak Simongan dan Kembangarum, masing-masing 1 titik di Kalibanteng Kulon dan Kalibanteng Kudul.

Titik itu didominasi kerusakan atap rumah warga, mulai dari genteng ambrol hingga atap porak poranda terbawa angin. Ada pula kerusakan atap balai RW, balai kelurahan, dan gereja. Sebagian titik lain berupa pohon tumbang di perkampungan warga.

Kemudian, di Semarang Utara area terdampak meliputi tiga titik di Kelurahan Bandarharjo, dua titik di Tanjungmas, dan dua titik lain di Purwosari. Di Kecamatan Semarang Timur, hujan angin membuat sembilan rumah rusak di Kelurahan Mlatiharjo dan satu rumah di Rejomulyo.

Hujan angin juga melanda Kelurahan Purwoyoso dan Wonosari di Kecamatan Ngaliyan; Kelurahan Candi dan Jomblang di Kecamatan Candisari; Kelurahan Petompon di Kecamatan Gajahmungkur; Kelurahan Randusari di Kecamatan Semarang Selatan; Kelurahan Meteseh dan Rowosari di Kecamatan Tembalang; dan Kelurahan Tambakrejo di Kecamatan Gayamsari.

Endro menambahkan, hujan angin mengakibatkan pohon tumbang tidak hanya di area permukiman, melainkan di jalan utama yang ramai dilalui pengendara.

Seperti pohon tumbang di depan kantor Gubernuran, sekitar Kelenteng Sampookong, sekitar rumah dinas wali kota, depan PTUN Semarang, depan Akpol, hingga sekitar Lapangan Simpang Lima Semarang.

Pohon tumbang membuat jalan tersendat higga macet. Bahkan, ada pohon yang menimpa kendaraan, seperti di Kampung Kali, persimpangan RS Wongsonegoro, area RSUP Kariadi, dekat SPBU Masjid Agung Jawa Tengah.

Baca juga artikel terkait SEMARANG atau tulisan lainnya dari Baihaqi Annizar

tirto.id - Flash News
Reporter: Baihaqi Annizar
Kontributor: Baihaqi Annizar
Penulis: Baihaqi Annizar
Editor: Farida Susanty