Menuju konten utama

Daftar Instansi dengan Pengunduran Diri CPNS 2024 Terbanyak

Ratusan CPNS 2024 mengundurkan diri karena skema optimalisasi. Berikut daftar instansi dengan pengunduran diri CPNS 2024 terbanyak.

Daftar Instansi dengan Pengunduran Diri CPNS 2024 Terbanyak
Petugas melayani peserta saat melakukan verifikasi administrasi sebelum mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 di Gedung HM Arsjad Thalib Lubis, Medan, Sumatera Utara, Rabu (23/10/2024). ANTARA FOTO/Fransisco Carolio/aww.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Kepegawaian Negara mengungkapkan 1.967 calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2024 formasi dosen mengundurkan diri. Hal dikarenakan sejumlah faktor, termasuk kebijakan optimalisasi yang dibuat oleh pemerintah. Simak daftar instansi dengan pengunduran diri CPNS 2024 terbanyak.

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menyebutkan kebijakan optimalisasi dirancang pemerintah untuk menghindari formasi yang kosong di sejumlah daerah di Indonesia.

"Optimalisasi itu konsepnya begini, ada formasi yang kosong tidak ada pendaftarnya. Nah, kalau itu dibiarkan, akan terjadi kekosongan yang besar," kata Zudan di Jakarta Pusat, Selasa (22/4/2025) dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Selasa (22/4/2025).

Karena faktor tersebut, sejumlah CPNS secara terpaksa lolos ke instansi yang memang bukan tujuannya. Semisal, peserta A tidak lolos ke instansi B, karena secara nilai ia berada di bawah peserta lain. Namun ia justru dinyatakan lolos ke instansi C, karena tidak ada pelamar.

Daftar Instansi dengan Pengunduran Diri CPNS 2024 Terbanyak

Berdasarkan data yang dipaparkan Zudan di RDP dengan Komisi II DPR RI, skema optimalisasi dirancang pemerintah menyerap 16.167 orang. Optimalisasi diambil dari dosen yang sebelumnya tidak lolos dalam tes CASN, kemudian diterima pada formasi yang masih kosong.

Berdasarkan data BKN, mayoritas peserta mundur karena karena unit penempatan terlalu jauh dari domisili. Jumlahnya mencapai 1.285 dari total 1.967 peserta yang mundur.

Alasan lainnya tekendala izin orangtua, terkendala kondisi kesehatan orangtua, dianggap mengundurkan diri oleh usulan instansi, sedang melanjutkan pendidikan, terkendala kondisi kesehatan pribadi, terikat kontrak dengan institusi lain, dan sebagainya. Sejumlah 3 CPNS mundur karena alasan gaji tidak sesuai ekspektasi.

BKN melalui Instagram, Rabu (23/4/2025) menjelaskan, CPNS yang mengundurkan diri tersebut akan dikenai sanksi. Terutama bagi CPNS yang sudah menerima Nomor Induk Pegawai (NIP) sanksinya berupa larangan melamar CPNS 2 tahun anggaran berikutnya.

Berdasarkan paparan Zudan, terdapat lima instansi dengan jumlah pengunduran diri terbanyak. Tertinggi ialah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Termasuk Kemendikbudristek, berikut ini 5 instansi tertinggi dengan pengunduran CPNS 2024 terbanyak:

  • Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi: 640 orang
  • Kementerian Kesehatan: 575 orang
  • Kementerian Komunikasi dan Informatika: 154 orang
  • Badan Pengawas Pemilihan Umum: 131 orang
  • Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: 121 orang

Penyebab CPNS 2024 Banyak yang Mengundurkan Diri

Beberapa penyebap banyak CPNS 2024 yang mengundurkan diri dikarenakan penempatan terlalu jauh dari domisili. Berdasarkan data BKN, 1.285 orang menyatakan alasan tersebut.

Berkaitan dengan pengunduran diri CPNS 2024, BKN memaparkan 12 alasan 1.967 CPNS 2024 mengundurkan diri. Berikut merupakan alasan pengunduran diri CPNS 2024 beserta jumlah yang memilih.

  1. Penempatan terlalu jauh dari domisili (1.285 orang)
  2. Terkendala izin keluarga (320 orang)
  3. Terkendala kondisi kesehatan orang tua (156 orang)
  4. Dianggap mengundurkan diri oleh usulan instansi (92 orang)
  5. Sedang/akan melanjutkan pendidikan (44 orang)
  6. Terkendala kondisi kesehatan pribadi (21 orang)
  7. Terikat kontrak dengan institusi/penyedia kerja lain (13 orang)
  8. Salah memilih formasi unit penempatan (11 orang)
  9. Terkendala kondisi kesehatan pasangan (8 orang)
  10. Tidak dapat memenuhi kelengkapan dokumen persyaratan sampai batas waktu (8 orang)
  11. Merasa tidak berhak atas kelulusan (6 orang)
  12. Penghasilan tidak sesuai ekspektasi (3 orang).

Baca juga artikel terkait CPNS atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Dicky Setyawan