tirto.id - Menjelang pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS), siswa perlu mempersiapkan diri dengan baik. Salah satu cara efektif adalah berlatih mengerjakan soal-soal yang relevan. Tersedia beberapa contoh soal UTS Fiqih untuk kelas 3 semester 1 lengkap dengan jawabannya.
Materi Fiqih kelas 3 semester 1 telah dipelajari sejak awal semester oleh siswa. Dengan mengerjakan soal latihan, siswa dapat mengukur pemahaman sekaligus mengenali pola-pola soal yang diujikan.
Contoh-contoh soal yang tersedia disusun sesuai dengan kurikulum dan tingkat pemahaman siswa kelas 3. Soal disajikan dalam format pilihan ganda dan isian singkat, dilengkapi dengan kunci jawaban.
Materi Fiqih Kelas 3 Semester 1
Pelajaran Fiqih untuk kelas 3 semester 1 memuat dasar-dasar ibadah dan praktik keagamaan yang sesuai dengan usia siswa. Materi ini dirancang untuk memperkenalkan ajaran Islam secara sederhana namun praktis untuk kebutuhan ibadah siswa.
Fiqih kelas 3 semester 1 membahas shalat sunnah rawatib. Shalat ini dilakukan sebelum atau sesudah shalat fardhu. Tujuannya, untuk menyempurnakan kekurangan dalam shalat wajib.
Selain itu, siswa belajar tentang shalat dalam perjalanan. Shalat wajib dapat dijamak atau diqasar agar tetap bisa dikerjakan meski sedang bepergian. Dalam Islam, jamak dan qashar termasuk keringanan dari Allah bagi musafir.
Materi lainnya adalah shalat bagi orang sakit dan musafir. Pada meteri ini dijelaskah bahwa orang sakit boleh shalat sambil duduk atau berbaring. Sementara itu, musafir juga mendapat keringanan seperti qashar dan jamak.
Soal UTS Fiqih Kelas 3 Semester 1 dan Jawaban
UTS mata pelajaran Fiqih untuk siswa kelas 3 semester 1 disusun untuk mengukur pemahaman siswa. Soal-soal yang diberikan mencakup berbagai materi yang telah diajarkan selama setengah semester.
Melalui berlatih soal, siswa dapat mengenal pola soal yang diujikan dan berlatih mengatur waktu agar dapat menyelesaikan ujian tepat waktu.
Di bawah ini contoh soal Fiqih kelas 3 semester 1 dan jawabannya dapat menjadi acuan siswa:
1. Shalat fardu yang tidak diperbolehkan untuk digabung pelaksanaannya adalah...
a. Dzuhur
b. Isya’
c. Ashar
d. Subuh
Jawaban D
2. Istilah “qabliyah” dalam Shalat menunjukkan waktu...
a. Setelah
b. Sebelum
c. Saat berlangsung
d. Sepanjang
Jawaban B
3. Dua jenis pelaksanaan Shalat jama’ dikenal dengan sebutan...
a. Taqdim dan takhir
b. Taqdim dan taklim
c. Qashar dan takhir
d. Taqdim dan qashar
Jawaban A
4. Shalat sunah yang dilakukan mendampingi Shalat wajib, baik sebelumnya maupun setelahnya, dinamakan...
a. Witir
b. Tahajud
c. Hajat
d. Rawatib
Jawaban D
5. Shalat sunah muakkad yang dilakukan menjelang subuh terdiri dari...
a. 2 rakaat setelah fajar muncul
b. 2 rakaat setelah subuh
c. 2 rakaat setelah matahari terbit
d. 2 rakaat sebelum subuh
Jawaban D
6. Shalat wajib yang bisa dipersingkat (diqashar) adalah yang memiliki jumlah rakaat sebanyak...
a. 2
b. 3
c. 4
d. 1
Jawaban C
7. Shalat rawatib ba’diyah biasanya dikerjakan setelah...
a. Shalat wajib
b. Waktu dhuha
c. Shalat sunah
d. Adzan berkumandang
Jawaban A
8. Jumlah rakaat dari Shalat sunnah rawatib muakkad adalah sebanyak...
a. 22
b. 10
c. 12
d. 17
Jawaban C
9. Shalat yang dapat digabung dengan Maghrib dalam pelaksanaan jama’ adalah...
a. Dzuhur
b. Maghrib
c. Subuh
d. Isya’
Jawaban D
10. Arti dari shalat jama’ adalah Shalat yang...
a. Dikerjakan sendiri-sendiri
b. Ditinggalkan karena uzur
c. Dilupakan
d. Dikerjakan dalam satu waktu bersama Shalat lain
Jawaban D
II. Lengkapilah pernyataan-pernyataan berikut dengan jawaban yang sesuai!
1. Shalat rawatib merupakan ibadah sunnah yang dilakukan sebagai pelengkap shalat (Fardhu)
2. Shalat sunnah ba’diyah Isya’ dilaksanakan (setelah) selesainya shalat Isya’.
3. Shalat rawatib dua rakaat setelah Maghrib tergolong ibadah sunnah yang hukumnya (Rawatib muakkad)
4. Cara melaksanakan shalat sunnah rawatib adalah secara (Sendiri)
5. Jika kita rutin menjalankan shalat sunnah rawatib, maka permohonan kita akan (dikabulkan) oleh Allah SWT.
6. Salah satu shalat yang tidak dapat dijamak maupun diqashar adalah (Subuh)
7. Pelaksanaan dua shalat fardhu dalam waktu shalat pertama dinamakan jama’ (takdim)
8. Orang yang sedang dalam perjalanan dan ingin menjama’ qashar harus menempuh jarak minimal ( ± 80 km) kilometer.
9. Kata “qashar” dalam arti bahasa berarti (meringkas)
10. Selain Subuh, shalat yang tidak dapat diringkas (diqashar) adalah shalat (Maghrib)
III. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas dan singkat!
1. Apa pengertian dari shalat sunnah rawatib qabliyah?
Jawaban: Shalat sunah yang dilakukan sebelum melaksanakan shalat fardhu.
2. Berikan tiga contoh shalat sunnah rawatib yang tidak terlalu dianjurkan (ghairu muakkad)!
Jawaban: 4 rakaat sebelum Dzuhur, 4 rakaat sesudah Dzuhur, 4 rakaat sebelum Ashar.
3. Sebutkan tiga manfaat atau keutamaan dari melaksanakan shalat sunnah rawatib!
Jawaban: Dapat menyempurnakan shalat fardhu, dapat menambah ketaqwaan, Kita akan lebih disenangi oleh Allah SWT. dll.
4. Jelaskan secara singkat apa yang dimaksud dengan jama’ shalat!
Jawaban: Melaksanakan dua shalat fardu dalam satu waktu.
5. Sebutkan tiga jenis shalat fardhu yang boleh diringkas (diqashar)!
Jawaban: Dzuhur, Ashar, Isya
Pembaca yang ingin mengetahui Contoh Soal PTS lainnya dapat menyimak tautan Tirto.id di bawah ini:
Penulis: Yulita Putri
Editor: Sarah Rahma Agustin & Beni Jo
Masuk tirto.id



































