Cek BLT Bukan cekbansos.siks.go.id Tapi cekbansos.siks.kemsos.go.id

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 4 September 2020
Dibaca Normal 1 menit
Cara cek penerima bansos Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemsos sebesar Rp300 ribu per bulan.
tirto.id - Menteri Sosial, Juliari P. Batubara mengatakan, bansos dalam bentuk Bantuan Sosial Tunai (BST) yang semula akan dilaksanakan selama tiga tahap yaitu dari April hingga Juni 2020, direncanakan tetap akan dilanjutkan hingga bulan Desember 2020.

“Juli s.d Desember direncanakan akan kita teruskan lagi program BST ini,” ujar Mensos di sela kunjungan kerja pemantauan proses penyaluran BST di SMP PGRI Bojonegara, Serang, Banten pada Mei 2020.

Mensos mengatakan, BST yang akan dilanjutkan hingga bulan Desember ini akan mengalami penyesuaian nilai bantuan dari semula Rp600 ribu menjadi Rp300 ribu.

“Nilainya memang ada perbedaan dari Rp600 riburibu ke Rp300 ribu,” ungkap Mensos.

Terkait dengan penurunan nilai Bantuan Sosial Tunai ini, Mensos menjelaskan, nantinya akan ada program-program lain yang terkait dengan pemulihan ekonomi, sehingga hal ini dilakukan untuk mencegah program yang tumpang-tindih.

“Nanti Juli – Desember, selain bantuan sosialnya masih tetap (diberikan), pemulihan kesehatan juga tetap, tapi pemulihan ekonominya akan banyak, jadi supaya tidak terlalu banyak tumpeng-tindih,” tutur Mensos.

Untuk mengecek penerima bansos BST ini, masyarakat bisa mengakses link https://cekbansos.siks.kemsos.go.id/. Selanjutnya, ikuti langkah berikut ini.

1. Pilih ID Kepesertaan yang diinginkan.
2. Masukkan Nomor Kepesertaan dari ID yang dipilih.
3. Masukkan Nama yang sesuai dengan ID yang dipilih.
4. Masukkan dua kata yang tertera dalam kotak box captcha.
5. Klik "Cari"

Sistem akan mencocokan ID dan Nama yang diinput dan membandingkan antara nama yang diinput dengan nama yang ada dalam database Kemsos. Total pencarian hingga Jumat (4/9/2020) pukul 12.20 WIB mencapai 11.330.238.

Bansos BST Dilanjutkan hingga 2021


Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan sejumlah program perlindungan sosial 2020 akan tetap dilanjutkan pada 2021 nanti dengan total anggaran mencapai Rp110 triliun. Perpanjangan dilakukan 6 bulan sejak Desember 2020.

“Prakerja, (BLT) Dana Desa, dan bansos tunai untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) masih akan dipertahankan sampai enam bulan dengan nominal per bulannya turun menjadi Rp200 ribu,” ucap Sri Mulyani dalam konferensi pers nota keuangan dan RUU APBN 2021 virtual, Jumat (14/8/2020).

Sri Mulyani mengatakan selain itu jumlah nominal manfaat Rp200 ribu juga diterapkan pada Program Keluarga Harapan (PKH) di 2021 untuk 18,8 juta KPM. Pada kasus PKH masyarakat penerima mengalami kenaikan manfaat dengan menerima Rp200 ribu per KPM dari sebelumnya Rp150 ribu per bulan.

Menteri Sosial Juliari Batubara mengatakan untuk program di luar PKH, jumlah manfaat yang diterima saat ini adalah Rp300 ribu per bulan yang nantinya akan diturunkan menjadi Rp200 ribu per bulan.

Nominal manfaat Rp300 ribu per bulan sendiri juga sudah mengalami penurunan karena sebelumnya penyaluran bansos diberikan dengan nominal Rp600 ribu per bulan.

Perubahan nominal bansos ini diumumkan pada Senin (18/5/2020). Waktu itu pemerintah memutuskan memperpanjang masa berlaku bansos dari sampai Juli 2020 saja menjadi Desember 2020. Meski demikian konsekuensinya nominal yang diterima masyarakat berkurang 50 persen.

“Bansos yang sifatnya khusus akan kami lanjutkan adalah bantuan sosial tunai atau BST, untuk 6 bulan. untuk sementara dianggarkan 6 bulan, Rp200 ribu dari yang sekarang berjalan Rp300 ribu per bulan,” ucap Juliari dalam konferensi pers nota keuangan dan RUU APBN 2021 virtual, Jumat (14/8/2020).


Baca juga artikel terkait BANSOS atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Agung DH
DarkLight