Menuju konten utama

Buka Retret, Prabowo Harap Para Menteri Pahami Tantangan Bangsa

Presiden sebut retret dimaksudkan agar para pejabat memahami kondisi bangsa di tengah ketidakpastian global.

Buka Retret, Prabowo Harap Para Menteri Pahami Tantangan Bangsa
Presiden Prabowo Subianto saat menggelar rapat terbatas bersama pejabat Kabinet Merah Putih di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (12/10/2025) malam. FOTO/Biro Pers Sekretariat Presiden
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto kembali menggelar retret untuk membahas program-program prioritas Kabinet Merah Putih. Ia menyebut, alasan mengumpulkan para menteri, wakil menteri, kepala lembaga, hingga utusan khusus presiden adalah untuk mengevaluasi kinerja kementerian/lembaga sepanjang 2025.

"Hari ini saya sengaja mengundang saudara-saudara berkumpul di Hambalang, Padepokan Garuda Yaksa untuk memberi taklimat awal tahun 2026. Pertimbangan yang saya kumpulkan adalah pertama untuk kita evaluasi kerja kita tahun lalu," kata dia, dalam Taklimat Awal Tahun Presiden Republik Indonesia, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Pertemuan siang ini juga dimaksudkan agar para pejabat memahami kondisi bangsa di tengah ketidakpastian global. Dengan begitu, kebijakan yang akan dirilis kementerian/lembaga diharapkan semakin tepat sasaran. Selain itu, target yang hendak dicapai pada tahun ini diharapkan menjadi lebih jelas.

"Sehingga, kita memahami bahwa kondisi bangsa kita penuh dengan tantangan dan cobaan," sambungnya.

Selain gejolak global, Indonesia masih dihadapkan pada persoalan dalam negeri, mulai dari banjir bandang hingga longsor di Sumatra dan sejumlah wilayah lainnya seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.

"Jadi, saudara-saudara, kita hadapi itu. Dan dengan kita hadapi itu, kita memahami benar bahwa ternyata negara kita sesungguhnya memiliki kekuatan. Negara kita telah mampu dan terus-menerus membuktikan kepada rakyat kita dan sesungguhnya kepada diri kita sendiri, kepada elit kita. Bahwa negara kesatuan Republik Indonesia punya kekuatan. Kita memahami itu," jelas Prabowo.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebelumnya mengungkapkan bahwa dalam retret di kediaman Presiden Prabowo di Hambalang, para menteri Kabinet Merah Putih akan memaparkan realisasi program-program prioritas sepanjang 2025. Selain paparan capaian, evaluasi terhadap program-program prioritas juga akan dilakukan.

Dari seluruh program tersebut, akan ada penjelasan dari menteri atau kepala lembaga terkait swasembada pangan—khususnya beras—yang diklaim telah tercapai pada 2025; target lifting minyak yang juga disebut sudah terpenuhi; capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang genap setahun berjalan; realisasi pembangunan Sekolah Rakyat; hingga proyek hilirisasi yang dikerjakan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

"Itu saya kira di antaranya beberapa yang nanti akan diminta memberikan paparan, selain tentu saja banyak menteri-menteri yang lain ya" kata Prasetyo, kepada awak media, sebelum menghadiri retret, di kediaman Prabowo, di Hambalang.

Baca juga artikel terkait PRABOWO SUBIANTO atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana