tirto.id - Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa retret Kabinet Merah Putih di kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang akan difokuskan pada evaluasi program sepanjang 2025.
Dalam pertemuan tersebut, para menteri dijadwalkan memaparkan capaian berbagai program prioritas pemerintah pada 2025, mulai dari swasembada pangan, program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga proyek hilirisasi yang akan direalisasikan oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
"Itu saya kira di antaranya beberapa yang nanti akan diminta memberikan paparan, selain tentu saja banyak menteri-menteri yang lain ya" kata Prasetyo, kepada awak media, sebelum menghadiri retret, di kediaman Prabowo, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2025).
Lebih lanjut, Pras—sapaan Prasetyo —menjelaskan pengarahan yang disebut retret ini akan digelar rutin setiap tahun, sesuai janji Prabowo setelah dilantik sebagai presiden. Sebelumnya, retret digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang selama beberapa hari.
Namun, karena situasi dan kondisi tidak memungkinkan, retret tahun ini hanya dilaksanakan di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.
"Jadi pada hari ini, Selasa tanggal 6 Januari 2026, Bapak Presiden mengundang seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk mengikuti pengarahan dari beliau yang diberi judulnya retreat," jelas Pras.
"Sebagaimana yang kita ketahui di awal beliau mendapatkan amanah dan kemudian dilantik, membentuk Kabinet Merah Putih, beliau mengadakan retreat di Akademi Militer di Magelang selama beberapa hari. Dan sebenarnya beliau menghendaki secara rutin juga akan melaksanakan retreat dan namun melihat situasi dan kondisi untuk tahun ini retreat-nya dilaksanakan di Hambalang," tambahnya.
Meski tak lagi digelar di Akmil Magelang, Pras menegaskan bahwa substansi dan makna retret tidak berkurang. Yang terpenting, Presiden tetap dapat memberikan pengarahan langsung kepada para pembantunya di kabinet.
"Jadi makna retreat bagi pemerintah, terutama bagi beliau sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan kan adalah, yang pertama tentunya memberikan pengarahan kepada kita semua, jajaran kabinet. Dan tentunya diawali dengan melakukan evaluasi terhadap seluruh program, kinerja pemerintah selama satu tahun masa kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo dan Mas Wapres Gibran Rakabuming Raka," tukas Pras.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id







































