Menuju konten utama

Prabowo Bahas Situasi Bencana Tanah Air pada Retret di Hambalang

Prabowo bahas penanggulangan bencana Sumatra hingga Kalimantan Selatan pada retret Kabinet Merah Putih di Hambalang.

Prabowo Bahas Situasi Bencana Tanah Air pada Retret di Hambalang
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi bersiap menyampaikan keterangan pers usai mengikuti rapat terbatas di Kertanegara, Jakarta, Minggu (9/11/2025). ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/sgd
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto mengagendakan pembahasan pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor wilayah Sumatera dalam kegiatan retret bersama jajaran Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pembahasan mencakup percepatan rekonstruksi dan rehabilitasi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak serta beberapa kejadian bencana lain yang terjadi di Tanah Air.

“Ya tentu masalah pemulihan (dibahas), percepatan rekonstruksi maupun rehabilitasi di tiga provinsi terdampak bencana yang lalu. Kemudian juga sebagaimana kita ketahui juga ada beberapa bencana di tempat yang lain,” kata Prasetyo di Hambalang, Selasa (6/1/2026).

Prasetyo menyebut, Kepala Negara sebelumnya telah menekankan pentingnya penanganan bencana secara menyeluruh dalam pertemuan tertutup dengan sejumlah menteri, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan KebudayaanPratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

Penanganan bencana juga mencakup wilayah lain seperti Kepulauan Sitaro di Sulawesi Utara dan Balangan di Kalimantan Selatan.

"Penanganan bencana di Kepulauan Sitaro di Sulawesi Utara, kemudian juga di Kalimantan Selatan, di Balangan, dan di beberapa tempat lainnya," ucap dia.

Ia menambahkan, kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat potensi curah hujan tinggi yang biasanya terjadi pada akhir tahun. “Memang karena ini masuk musim curah hujan tinggi, kita harus melakukan langkah-langkah antisipatif,” ujarnya

Selain isu kebencanaan, retret tersebut juga membahas sejumlah program prioritas pemerintah, antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), hilirisasi, swasembada pangan dan energi, serta Sekolah Rakyat.

Karena banyaknya agenda yang dibahas, retret tidak dibatasi waktu.

“Tidak terbatas waktu. Kita melihat situasinya, kalau memang perlu pembahasan terhadap masalah-masalah yang masih muncul, ya kita lanjut mungkin sampai malam,” kata Prasetyo.

Prasetyo menjelaskan, Presiden Prabowo mengundang seluruh jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih untuk mengikuti pengarahan dalam kegiatan yang diberi tajuk retret tersebut. Hambalang dipilih sebagai lokasi karena dinilai lebih memungkinkan dan efisien.

“Sebenarnya beliau menghendaki secara rutin juga akan melaksanakan retret, namun melihat situasi dan kondisi untuk tahun ini retret-nya dilaksanakan di Hambalang,” ujar Prasetyo.

Baca juga artikel terkait KABINET MERAH PUTIH atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Hendra Friana